Category: Networking

  • Apa itu TCP/IP: Pengertian dan Fungsi Protokol Komunikasi Internet

    Apa itu TCP/IP: Pengertian dan Fungsi Protokol Komunikasi Internet

    Jika kalian adalah seorang pengguna internet aktif, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah TCP/IP. Namun, apakah kalian benar-benar memahami apa itu TCP/IP dan bagaimana protokol ini bekerja untuk memungkinkan komunikasi antarperangkat di internet? Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap apa itu TCP/IP, bagaimana protokol ini bekerja, dan mengapa penting untuk dipahami oleh pengguna internet.

    Pengertian TCP/IP

    Apa Itu TCP/IP Pengertian Dan Fungsi

    TCP/IP adalah kependekan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol. TCP/IP merupakan protokol yang digunakan untuk menghubungkan komputer atau perangkat lain ke internet. Protokol ini memungkinkan komunikasi data antara perangkat yang terhubung ke internet melalui jaringan IP.

    Dalam TCP/IP, Transmission Control Protocol (TCP) adalah protokol yang bertanggung jawab untuk mengatur pengiriman data dari satu perangkat ke perangkat lain. Sementara itu, Internet Protocol (IP) digunakan untuk memetakan alamat IP setiap perangkat di jaringan, sehingga data dapat dikirimkan ke tujuan dengan benar.

    Bagaimana TCP/IP Bekerja?

    TCP/IP menggunakan model referensi OSI (Open Systems Interconnection) yang terdiri dari 7 lapisan. Lapisan-lapisan tersebut adalah:

    • Lapisan Fisik (Physical Layer)
    • Lapisan Data Link (Data Link Layer)
    • Lapisan Jaringan (Network Layer)
    • Lapisan Transport (Transport Layer)
    • Lapisan Sesi (Session Layer)
    • Lapisan Presentasi (Presentation Layer)
    • Lapisan Aplikasi (Application Layer)

    Setiap lapisan memiliki tugas yang berbeda-beda dalam proses pengiriman data melalui jaringan TCP/IP. Berikut adalah penjelasan singkat mengenai masing-masing lapisan:

    • Lapisan Fisik (Physical Layer): Bertanggung jawab untuk mengirim dan menerima bit-bit data melalui media fisik seperti kabel atau wireless.
    • Lapisan Data Link (Data Link Layer): Mengontrol pengiriman data dalam bentuk frame melalui jaringan fisik.
    • Lapisan Jaringan (Network Layer): Menentukan alamat IP setiap perangkat di jaringan dan menentukan rute terbaik untuk mengirimkan data ke tujuan.
    • Lapisan Transport (Transport Layer): Menangani pengiriman data dalam bentuk segmen atau paket, memastikan bahwa data dikirimkan dengan benar dan tiba di tujuan tanpa kesalahan.
    • Lapisan Sesi (Session Layer): Memastikan terjadinya koneksi antara perangkat yang terhubung dalam sebuah sesi, dan menyediakan layanan untuk memulai, mengontrol, dan mengakhiri sesi.
    • Lapisan Presentasi (Presentation Layer): Bertanggung jawab untuk mengubah format data ke dalam format yang dapat dimengerti oleh perangkat penerima.
    • Lapisan Aplikasi (Application Layer): Menyediakan antarmuka bagi aplikasi untuk mengakses jaringan dan mengirimkan data.

    Mengapa TCP/IP Penting?

    TCP/IP merupakan protokol standar yang digunakan di seluruh dunia untuk menghubungkan perangkat ke internet. Dengan TCP/IP, pengguna internet dapat mengakses berbagai informasi, mengirim email, melakukan video call, dan masih banyak lagi. Tanpa TCP/IP, internet tidak akan berfungsi seperti yang kita kenal sekarang.

    Protokol TCP/IP juga memberikan keamanan dalam pengiriman data. TCP menyediakan mekanisme deteksi kesalahan dan pengiriman ulang data yang hilang atau rusak. Sementara itu, IP menyediakan alamat IP untuk setiap perangkat di jaringan sehingga data dapat dikirimkan ke tujuan dengan benar.

    Selain itu, TCP/IP juga memungkinkan interkoneksi antar jaringan yang berbeda, seperti LAN (Local Area Network), WAN (Wide Area Network), dan internet. Dengan protokol ini, pengguna dapat mengirim dan menerima data dari seluruh dunia.

    Dalam dunia internet, TCP/IP adalah protokol standar yang digunakan untuk menghubungkan perangkat ke internet dan memungkinkan komunikasi data antara perangkat yang terhubung ke internet melalui jaringan IP. Protokol ini sangat penting untuk memahami cara kerja internet dan memastikan keamanan dalam pengiriman data. Dengan memahami TCP/IP, pengguna internet dapat lebih memahami dan mengoptimalkan penggunaan internet mereka.

  • Pengertian Server, Fungsi , Dan Cara Kerjanya

    Pengertian Server, Fungsi , Dan Cara Kerjanya

    Apakah kalian sudah familiar dengan istilah server? Server merupakan salah satu perangkat yang sangat penting dalam jaringan komputer dan internet. Bahkan saat kalian berselancar di internet, kalian tidak sadar telah menggunakan server.

    Tetapi apakah kalian tahu apa pengertian server secara lengkap? Dalam artikel ini, kalian akan mempelajari tentang pengertian, fungsi, cara kerja, dan jenis-jenis server. Tanpa berlama-lama lagi, mari kita mulai pembahasannya.

    Pengertian Server

    Pengertian Server, Fungsi, Dan Cara Kerjanya

    Pengertian Server adalah sistem komputer yang menyediakan sumber daya untuk menyimpan data. Biasanya, data yang disimpan di server digunakan untuk berbagai layanan seperti menampilkan website, mengirim email, dan lainnya.

    Server juga dapat dibagi menjadi beberapa jenis sesuai dengan kebutuhan, seperti server email, server DNS, dan server website. Server dapat terhubung dengan banyak komputer client, sementara komputer client juga dapat terhubung dengan beberapa server untuk saling memback-up.

    Server dapat berupa hardware, software, atau virtual machine. Server berupa hardware biasanya merupakan jaringan komputer dengan ukuran besar yang memiliki beberapa processor dan RAM berkapasitas tinggi.

    Bagaimana Cara Kerja Server?

    Bagaimana Cara Kerja Server

    Komputer client akan mengirimkan request data atau layanan ke server. Setelah request diterima, server akan memprosesnya dan mengirimkan hasilnya kembali ke komputer client.

    Sebagai contoh, mari kita lihat proses request dari seorang client pada web server. Misalnya, kalian ingin mengakses website Kiraky Blog dan mengetikkan alamat www.kiraky.com pada browser.

    Maka, browser akan mengirimkan request informasi mengenai website Kiraky Blog ke web server.

    Web server kemudian akan mencari data identitas website atau alamat IP terlebih dahulu pada DNS server. Setelah mengetahui alamat IP website, barulah server dapat mengirimkan informasi ke browser untuk ditampilkan.

    Selain sebagai pusat penyimpanan data, server juga memiliki beberapa fungsi lain yang tergantung pada jenisnya. Jadi, pastikan untuk terus membaca artikel ini untuk mengetahui lebih lanjut tentang fungsi server.

    Fungsi Server

    Fungsi Server

    Ada beberapa fungsi server yang wajib kalian ketahui sebagai berikut ini:

    1. Melayani Permintaan Komputer Client

    Server akan menerima permintaan dari client dan menangani permintaan tersebut dengan mengirimkan data atau menjalankan aplikasi yang diminta oleh client. Server bertindak sebagai penyedia layanan untuk client yang mengirimkan permintaan.

    Untuk meningkatkan efisiensi dan kecepatan akses ke website, permintaan yang sering dilakukan oleh client dapat disimpan dalam cache. Ini akan mempercepat pengiriman data ke client karena data tersebut sudah tersimpan dalam cache, sehingga tidak perlu mengirim permintaan ke server lagi.

    Namun, tidak semua permintaan client dapat disimpan dalam cache. Beberapa jenis permintaan, seperti permintaan untuk mengakses informasi yang diupdate secara real-time, harus dikirim ke server untuk diproses. Oleh karena itu, server masih tetap memiliki peran penting dalam menangani permintaan yang tidak dapat disimpan dalam cache.

    2. Menyimpan Data atau Informasi 

    Server juga bertindak sebagai tempat penyimpanan data yang dikirimkan oleh client. Data yang tersimpan dapat berupa dokumen, informasi, atau file lain yang dibutuhkan oleh client. Server harus memiliki kapasitas penyimpanan yang cukup besar untuk dapat menyimpan data yang banyak dan memungkinkan client lain untuk mengakses data tersebut.

    Untuk meningkatkan kecepatan akses ke data yang disimpan di server, server biasanya menggunakan teknologi CDN (Content Delivery Network). CDN adalah jaringan server yang tersebar di seluruh dunia yang bertujuan untuk menyediakan akses ke konten yang tersimpan di server dengan kecepatan yang lebih tinggi dengan cara mengirimkan konten ke server yang terdekat dengan client yang meminta.

    Cloudflare adalah salah satu penyedia layanan CDN yang dapat kalian coba. Cloudflare menawarkan layanan CDN gratis maupun berbayar dengan performa yang bagus.

    3. Menyediakan Database untuk Dijalankan 

    Server memiliki fungsi menyediakan database sebagai tempat penyimpanan dan pengolahan data. Database merupakan sistem manajemen basis data (DBMS) yang digunakan untuk mengelola data dengan cara menyimpan, mengubah, dan mengambil data dari database. Database juga memungkinkan untuk mengakses dan mengelola data secara terstruktur dan terorganisir, sehingga mudah untuk diakses, diubah, dan diproses.

    Perusahaan besar sering menggunakan database untuk mengelola data besar (big data) yang diperoleh dari berbagai sumber. Big data adalah kumpulan data yang terlalu besar dan kompleks untuk diolah dengan menggunakan teknik dan alat yang ada saat ini. Dengan menggunakan database, perusahaan dapat mengakses dan mengelola data besar dengan lebih efisien, sehingga dapat membantu dalam pengambilan keputusan bisnis dan pengembangan produk.

    Baca Juga:
    Apa itu domain?

    Data yang tersimpan dalam database dapat diakses oleh pengguna yang memiliki izin untuk mengaksesnya. Data dapat diolah dengan menggunakan berbagai perintah database seperti SELECT, INSERT, UPDATE, dan DELETE. Pengguna dapat mengelola data dengan cara menambah, mengubah, atau menghapus data yang tersimpan dalam database.

    Dengan adanya database, perusahaan dapat mengelola dan mengakses data secara efisien, sehingga dapat membantu dalam pengambilan keputusan bisnis dan pengembangan produk. Misalnya, perusahaan dapat menganalisis data pelanggan untuk mengetahui preferensi dan kebutuhan pelanggan, mengelola data inventori untuk mengoptimalkan stok barang, atau mengelola data penjualan untuk mengetahui trend dan tren penjualan produk. Dengan demikian, database memiliki peran penting dalam menunjang keberhasilan bisnis perusahaan.

    4. Mengatur Lalu Lintas Transfer Data atau File

    Server memiliki fungsi untuk mengatur lalu lintas transfer data atau file antara client dan server. Server akan mengatur permintaan yang dikirimkan oleh client dan mengirimkan data atau file yang diminta kepada client. Server juga bertanggung jawab untuk mengatur komunikasi antara client dan server, sehingga client dapat berkomunikasi dengan server dengan lancar.

    Untuk dapat menangani banyak permintaan dari client dengan lancar, perangkat server biasanya memiliki kapasitas seperti hardisk dan RAM yang tinggi. Hardisk merupakan perangkat penyimpanan yang digunakan untuk menyimpan data secara permanen, sedangkan RAM adalah perangkat penyimpanan sementara yang digunakan untuk menyimpan data sementara yang sedang diakses oleh komputer. Dengan kapasitas yang tinggi, server dapat menangani banyak permintaan dari client dengan lancar dan memberikan layanan yang cepat kepada client.

    5. Mengamankan dari Serangan Kejahatan

    Server juga dapat berfungsi untuk melindungi komputer atau website dari serangan hacker. Server akan mengecek setiap permintaan data dari client dan mengevaluasi alamat IP dan informasi lainnya yang dikirimkan oleh client. Jika terdeteksi adanya kecurangan atau ancaman malware, server dapat mencegah akses dari alamat IP tersebut agar data yang tersimpan pada komputer atau website tetap aman.

    Untuk menjamin keamanan komputer atau website, server biasanya menggunakan teknologi keamanan seperti firewall, antivirus, dan sistem deteksi serangan (intrusion detection system). Firewall adalah perangkat keamanan yang berfungsi untuk mencegah serangan jahat dari luar jaringan, antivirus adalah perangkat keamanan yang berfungsi untuk menghapus virus yang menyerang komputer, dan intrusion detection system adalah perangkat keamanan yang berfungsi untuk mendeteksi serangan yang sedang terjadi dan memberikan peringatan kepada administrator. Dengan demikian, server memiliki peran penting dalam melindungi komputer atau website dari serangan hacker.

    Jenis-Jenis Server

    Jenis-Jenis Server
    Ada beberapa jenis-jenis server yang bisa kalian ketahui sebagai berikut ini:

    1. Web Server

    Web Server

    Web server adalah server yang digunakan untuk menyediakan akses ke website melalui internet. Web server dapat menangani permintaan dari client yang ingin mengakses website dan mengirimkan halaman website kepada client.

    Web server biasanya menggunakan protokol HTTP (Hypertext Transfer Protocol) untuk mengirimkan halaman website kepada client. HTTP adalah protokol jaringan yang digunakan untuk mengirimkan data dari server ke client atau sebaliknya. Web server dapat menjalankan beberapa aplikasi seperti PHP, ASP, dan CGI untuk memproses permintaan dari client dan menghasilkan konten yang akan dikirimkan kepada client.

    Web server biasanya digunakan oleh perusahaan atau organisasi untuk menyediakan akses ke website yang mereka miliki. Web server juga dapat digunakan oleh individu atau perusahaan yang menyewakan layanan hosting untuk membuat website yang dapat diakses oleh orang lain melalui internet. Beberapa contoh web server yang populer adalah Apache, NGINX, dan Microsoft IIS.

    2. Mail Server

    Mail Server

    Mail server adalah server yang digunakan untuk menyimpan dan mengirimkan email. Mail server dapat menangani permintaan dari client yang ingin mengirim atau menerima email.

    Mail server biasanya menggunakan protokol email seperti SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) untuk mengirimkan email ke server lain, dan IMAP (Internet Message Access Protocol) atau POP (Post Office Protocol) untuk mengambil email dari server. Mail server dapat menyimpan email dalam bentuk file atau menggunakan database untuk menyimpan email.

    Mail server biasanya digunakan oleh perusahaan atau organisasi untuk menyediakan layanan email bagi para pegawainya. Mail server juga dapat digunakan oleh individu atau perusahaan yang menyewakan layanan hosting untuk memberikan layanan email kepada pelanggannya. Beberapa contoh mail server yang populer adalah Microsoft Exchange, Google Workspace, dan Zimbra.

    3. Application Server

    Application server adalah server yang digunakan untuk menjalankan aplikasi atau program yang diakses oleh client. Application server dapat menangani permintaan dari client yang ingin mengakses aplikasi atau program yang tersedia di server.

    Application server biasanya menggunakan protokol jaringan seperti HTTP atau TCP/IP untuk berkomunikasi dengan client. Application server juga dapat menjalankan aplikasi atau program yang ditulis dalam bahasa pemrograman seperti Java, .NET, atau Python untuk memproses permintaan dari client.

    Application server biasanya digunakan oleh perusahaan atau organisasi untuk menyediakan akses ke aplikasi yang dibutuhkan oleh para pegawainya. Application server juga dapat digunakan oleh individu atau perusahaan yang menyewakan layanan hosting untuk menyediakan aplikasi yang dapat diakses oleh orang lain melalui internet. Beberapa contoh application server yang populer adalah Apache Tomcat, Oracle WebLogic, dan IBM WebSphere.

    4. Database Server

    Database server adalah server yang digunakan untuk mengelola database yang diakses oleh client. Database server dapat menangani permintaan dari client yang ingin mengakses atau mengelola data yang tersimpan dalam database.

    Database server biasanya menggunakan protokol jaringan seperti TCP/IP untuk berkomunikasi dengan client. Database server juga dapat menjalankan perintah database seperti SELECT, INSERT, UPDATE, dan DELETE untuk memproses permintaan dari client dan mengelola data yang tersimpan dalam database.

    Database server biasanya digunakan oleh perusahaan atau organisasi untuk mengelola data yang dibutuhkan oleh para pegawainya. Database server juga dapat digunakan oleh individu atau perusahaan yang menyewakan layanan hosting untuk menyediakan database yang dapat diakses oleh orang lain melalui internet. Beberapa contoh database server yang populer adalah MySQL, Microsoft SQL Server, dan Oracle.

    5. FTP Server

    FTP (File Transfer Protocol) server adalah server yang digunakan untuk menyimpan dan menyediakan akses ke file yang dibagikan di jaringan. FTP server dapat menangani permintaan dari client yang ingin mengirim atau menerima file melalui jaringan.

    FTP server biasanya menggunakan protokol FTP untuk berkomunikasi dengan client. FTP server dapat menyimpan file dalam bentuk file atau menggunakan database untuk menyimpan file. FTP server juga dapat mengelola hak akses ke file yang dibagikan di jaringan, sehingga hanya client yang memiliki hak akses yang dapat mengakses file tersebut.

    FTP server biasanya digunakan oleh perusahaan atau organisasi untuk menyediakan akses ke file yang dibutuhkan oleh para pegawainya. FTP server juga dapat digunakan oleh individu atau perusahaan yang menyewakan layanan hosting untuk menyediakan akses ke file yang dapat diakses oleh orang lain melalui internet. Beberapa contoh FTP server yang populer adalah FileZilla, ProFTPD, dan vsftpd.

    6. DHCP Server

    DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) server adalah server yang digunakan untuk mengelola alokasi IP (Internet Protocol) address di jaringan. DHCP server dapat menangani permintaan dari client yang ingin mengakses jaringan dan menyediakan alamat IP yang dibutuhkan oleh client tersebut.

    DHCP server biasanya menggunakan protokol DHCP untuk berkomunikasi dengan client. DHCP server dapat mengelola daftar alamat IP yang tersedia dan mengirimkan alamat IP ke client yang memintanya. DHCP server juga dapat mengelola waktu sewa alamat IP yang diberikan kepada client, sehingga alamat IP tersebut dapat dikembalikan ke pool alamat IP yang tersedia setelah waktu sewa habis.

    DHCP server biasanya digunakan oleh perusahaan atau organisasi untuk mengelola alokasi alamat IP di jaringan intern. DHCP server juga dapat digunakan oleh internet service provider (ISP) untuk mengelola alokasi alamat IP yang diberikan kepada pelanggannya. Beberapa contoh DHCP server yang populer adalah ISC DHCP, Microsoft DHCP, dan Linux DHCP.

    7. File Server

    File server adalah server yang digunakan untuk menyimpan dan menyediakan akses ke file yang dibagikan di jaringan. File server dapat menangani permintaan dari client yang ingin mengakses file yang tersimpan di server.

    File server biasanya menggunakan protokol jaringan seperti SMB (Server Message Block) atau NFS (Network File System) untuk berkomunikasi dengan client. File server dapat menyimpan file dalam bentuk file atau menggunakan database untuk menyimpan file. File server juga dapat mengelola hak akses ke file yang dibagikan di jaringan, sehingga hanya client yang memiliki hak akses yang dapat mengakses file tersebut.

    File server biasanya digunakan oleh perusahaan atau organisasi untuk menyimpan file yang dibutuhkan oleh para pegawainya. File server juga dapat digunakan oleh individu atau perusahaan yang menyewakan layanan hosting untuk menyediakan akses ke file yang dapat diakses oleh orang lain melalui jaringan. Beberapa contoh file server yang populer adalah Windows Server, Linux Samba, dan Network Attached Storage (NAS).

    8. Proxy Server

    Proxy server adalah server yang digunakan untuk meneruskan permintaan dari client ke server lain. Proxy server dapat menangani permintaan dari client yang ingin mengakses website atau aplikasi yang tersedia di internet.

    Proxy server biasanya menggunakan protokol jaringan seperti HTTP atau SOCKS untuk berkomunikasi dengan client. Proxy server dapat meneruskan permintaan dari client ke server lain sesuai dengan konfigurasi yang telah ditentukan. Proxy server juga dapat menyimpan cache dari hasil permintaan yang telah dilakukan sebelumnya, sehingga client yang meminta permintaan yang sama dapat memperoleh hasil yang lebih cepat.

    Proxy server biasanya digunakan oleh perusahaan atau organisasi untuk mengelola akses ke internet yang dilakukan oleh para pegawainya. Proxy server juga dapat digunakan oleh individu atau perusahaan yang menyewakan layanan hosting untuk menyediakan akses ke internet yang dapat diakses oleh orang lain melalui jaringan. Beberapa contoh proxy server yang populer adalah Squid, Apache HTTP Server, dan Microsoft Forefront TMG.

    9. Streaming Server 

    Streaming server adalah server yang digunakan untuk menyediakan akses ke konten multimedia seperti audio, video, atau streaming live. Streaming server dapat menangani permintaan dari client yang ingin mengakses konten multimedia yang tersedia di server.

    Streaming server biasanya menggunakan protokol streaming seperti RTMP (Real-Time Messaging Protocol) atau HLS (HTTP Live Streaming) untuk berkomunikasi dengan client. Streaming server dapat menyimpan konten multimedia dalam bentuk file atau menggunakan database untuk menyimpan konten multimedia. Streaming server juga dapat mengelola hak akses ke konten multimedia yang tersedia, sehingga hanya client yang memiliki hak akses yang dapat mengakses konten tersebut.

    Streaming server biasanya digunakan oleh perusahaan atau organisasi untuk menyediakan akses ke konten multimedia yang dibutuhkan oleh para pegawainya. Streaming server juga dapat digunakan oleh individu atau perusahaan yang menyewakan layanan hosting untuk menyediakan akses ke konten multimedia yang dapat diakses oleh orang lain melalui internet. Beberapa contoh streaming server yang populer adalah Adobe Media Server, Wowza Streaming Engine, dan NGINX.

    10. Game Server

    Game server adalah server yang digunakan untuk menjalankan game yang diakses oleh client. Game server dapat menangani permintaan dari client yang ingin bermain game yang tersedia di server.

    Game server biasanya menggunakan protokol jaringan seperti UDP (User Datagram Protocol) atau TCP (Transmission Control Protocol) untuk berkomunikasi dengan client. Game server dapat menjalankan game yang ditulis dalam bahasa pemrograman seperti C++ atau Java untuk memproses permintaan dari client dan mengelola game yang tersedia. Game server juga dapat mengelola hak akses ke game yang tersedia, sehingga hanya client yang memiliki hak akses yang dapat bermain game tersebut.

    Game server biasanya digunakan oleh perusahaan atau organisasi yang memiliki game yang dapat diakses oleh para pegawainya. Game server juga dapat digunakan oleh individu atau perusahaan yang menyewakan layanan hosting untuk menyediakan akses ke game yang dapat diakses oleh orang lain melalui internet. Beberapa contoh game server yang populer adalah Amazon GameLift, Google Cloud Game Servers, dan Azure Game Servers.

    Server juga memiliki beberapa fungsi lain, seperti mengelola permintaan dari client dan memberikan layanan sesuai dengan kebutuhan client, menyimpan data atau informasi yang dikirimkan oleh client, menyediakan database untuk dijalankan, mengatur lalu lintas transfer data atau file, dan melindungi komputer atau website dari serangan hacker.

    Dengan demikian, server memegang peranan penting dalam mengelola dan menyediakan layanan yang dibutuhkan oleh client. Hal ini tentunya akan membantu client untuk bekerja lebih efektif dan aman.

    Terima kasih sudah membaca artikel Pengertian Server, Fungsi , Dan Cara Kerjanya. Jika artikel ini bemanfaat kalian bisa share ke teman-teman kalian.

    {
    “@context”: “https://schema.org”,
    “@type”: “FAQPage”,
    “mainEntity”: [{
    “@type”: “Question”,
    “name”: “Apa yg dimaksud dengan server?”,
    “acceptedAnswer”: {
    “@type”: “Answer”,
    “text”: “Pengertian Server adalah sistem komputer yang menyediakan sumber daya untuk menyimpan data. Biasanya, data yang disimpan di server digunakan untuk berbagai layanan seperti menampilkan website, mengirim email, dan lainnya.

    Server juga dapat dibagi menjadi beberapa jenis sesuai dengan kebutuhan, seperti server email, server DNS, dan server website. Server dapat terhubung dengan banyak komputer client, sementara komputer client juga dapat terhubung dengan beberapa server untuk saling memback-up.”
    }
    },{
    “@type”: “Question”,
    “name”: “Apa itu server dan contohnya?”,
    “acceptedAnswer”: {
    “@type”: “Answer”,
    “text”: “Server adalah sistem komputer yang menyediakan sumber daya untuk menyimpan data. Biasanya, data yang disimpan di server digunakan untuk berbagai layanan seperti menampilkan website, mengirim email, dan lainnya.

    Contoh-contoh server adalah:
    1. Web Server
    2. Mail Server
    3. Application Server
    4. Database Server
    5. FTP Server
    6. DHCP Server
    7. File Server
    8. Proxy Server”
    }
    },{
    “@type”: “Question”,
    “name”: “Apa kegunaan dari server?”,
    “acceptedAnswer”: {
    “@type”: “Answer”,
    “text”: “1. Melayani Permintaan Komputer Client
    Server akan menerima permintaan dari client dan menangani permintaan tersebut dengan mengirimkan data atau menjalankan aplikasi yang diminta oleh client. Server bertindak sebagai penyedia layanan untuk client yang mengirimkan permintaan.

    2. Menyimpan Data atau Informasi
    Server juga bertindak sebagai tempat penyimpanan data yang dikirimkan oleh client. Data yang tersimpan dapat berupa dokumen, informasi, atau file lain yang dibutuhkan oleh client. Server harus memiliki kapasitas penyimpanan yang cukup besar untuk dapat menyimpan data yang banyak dan memungkinkan client lain untuk mengakses data tersebut.

    3. Menyediakan Database untuk Dijalankan
    Server memiliki fungsi menyediakan database sebagai tempat penyimpanan dan pengolahan data. Database merupakan sistem manajemen basis data (DBMS) yang digunakan untuk mengelola data dengan cara menyimpan, mengubah, dan mengambil data dari database. Database juga memungkinkan untuk mengakses dan mengelola data secara terstruktur dan terorganisir, sehingga mudah untuk diakses, diubah, dan diproses.

    4. Mengatur Lalu Lintas Transfer Data atau File
    Server memiliki fungsi untuk mengatur lalu lintas transfer data atau file antara client dan server. Server akan mengatur permintaan yang dikirimkan oleh client dan mengirimkan data atau file yang diminta kepada client. Server juga bertanggung jawab untuk mengatur komunikasi antara client dan server, sehingga client dapat berkomunikasi dengan server dengan lancar.

    5. Mengamankan dari Serangan Kejahatan
    Server juga dapat berfungsi untuk melindungi komputer atau website dari serangan hacker. Server akan mengecek setiap permintaan data dari client dan mengevaluasi alamat IP dan informasi lainnya yang dikirimkan oleh client. Jika terdeteksi adanya kecurangan atau ancaman malware, server dapat mencegah akses dari alamat IP tersebut agar data yang tersimpan pada komputer atau website tetap aman.”
    }
    }]
    }

  • Cara Install Mikrotik CHR Di VPS

    Cara Install Mikrotik CHR Di VPS

    Untuk membuat server VPN (Tunnel), Domain Name System (DNS), IP Public, dan Proxy Server menggunakan Mikrotik RouterOS, kalian perlu menginstall Mikrotik RouterOS di Virtual Private Server (VPS).

    VPS adalah sebuah layanan cloud computing yang memungkinkan kalian untuk menjalankan sistem operasi dan aplikasi di atasnya seperti di komputer fisik. Saat ini tersedia beragam cloud VPS Indonesia yang canggih dan mudah digunakan.

    Pengertian Mikrotik CHR

    Mikrotik CHR (Cloud Hosted Router) adalah versi RouterOS dari Mikrotik yang dikhususkan untuk digunakan pada mesin virtual (virtual machine).

    CHR memiliki fitur yang hampir sama dengan Router Board Mikrotik pada umumnya, yang digunakan untuk mengatur dan mengelola jaringan.

    Mikrotik RouterOS adalah sistem operasi berbasis kernel Linux yang mengubah komputer menjadi router jaringan. RouterOS memiliki fitur-fitur seperti:

    • Firewall
    • Bandwidth management
    • Virtual private network (VPN)
    • Quality of service (QoS)
    • Hotspot
    • Wireless access point (AP)
    • VLAN
    • Link aggregation
    • Routing
    • Manajemen bandwidth

    Dengan menggunakan Mikrotik CHR, kalian dapat membuat mesin virtual yang berfungsi sebagai router jaringan di cloud. Ini dapat membantu kalian mengelola dan mengatur jaringan dengan lebih efisien dan mudah, serta memberikan fleksibilitas dan skalabilitas yang lebih baik daripada menggunakan perangkat jaringan fisik.

    Untuk mempersiapkan instalasi Mikrotik RouterOS di Virtual Private Server (VPS), pertama-tama kalian perlu memiliki akses ke VPS terlebih dahulu. VPS adalah layanan cloud computing yang memungkinkan kalian untuk menjalankan sistem operasi dan aplikasi di atasnya seperti di komputer fisik.

    Setelah kalian memiliki akses ke VPS, ada beberapa langkah yang perlu kalian lakukan sebelum menginstall Mikrotik RouterOS di VPS, yaitu:

    Pastikan bahwa VPS kalian memenuhi persyaratan sistem yang dibutuhkan oleh RouterOS, yaitu prosesor x86 atau x64 dengan setidaknya 1 GHz kecepatan clock, setidaknya 512 MB RAM, hard drive dengan kapasitas setidaknya 2 GB, dan koneksi internet yang stabil.

    • Unduh file instalasi RouterOS dari situs web Mikrotik.
    • Siapkan akses SSH ke VPS kalian.
    • Unggah file instalasi RouterOS ke VPS kalian.
    • Setelah melakukan persiapan di atas, kalian sudah siap untuk menginstall Mikrotik RouterOS di VPS

    Untuk menginstall Mikrotik CHR (Cloud Hosted Router) di Virtual Private Server (VPS), disarankan untuk menggunakan VPS yang masih kosong atau belum terinstall sistem operasi apapun.

    Jika kalian sudah menggunakan VPS yang telah terinstall sistem operasi seperti Linux OS Ubuntu, Centos atau Debian dan sudah memiliki data dan konfigurasi yang terinstall, maka kalian perlu melakukan install ulang atau reinstall VPS terlebih dahulu. Untuk melakukan install ulang atau reinstall VPS, kalian perlu mengikuti langkah-langkah berikut:

    • Backup semua data dan konfigurasi yang ada di VPS kalian sebelum melakukan install ulang.
    • Masuk ke panel VPS kalian dan pilih opsi install ulang atau reinstall.
    • Pilih sistem operasi yang akan diinstall ulang, misalnya CentOS, Debian atau Ubuntu.
    • Ikuti langkah-langkah yang diberikan untuk menyelesaikan proses install ulang.
    • Setelah proses install ulang selesai, anda akan mendapatkan VPS yang kosong tanpa sistem operasi dan data apapun.
    • Setelah melakukan install ulang atau reinstall VPS, anda sudah dapat menginstall Mikrotik CHR di VPS tersebut.

    Cara Install Mikrotik CHR Di VPS

    Cara Install Mikrotik CHR Di VPS

    Untuk menginstall Mikrotik CHR (Cloud Hosted Router) di Virtual Private Server (VPS), ikuti langkah-langkah berikut:

    • Buat akun SSH terlebih dahulu dengan login ke panel VPS kalian. Anda bisa menggunakan username dan password yang terdapat di halaman Clientzone.
    • Arahkan kursor ke menu Alibaba Cloud > Products and Services > Simple Application Server > klik VPS anda.
    • Pilih menu Server Maintenance > Connect > Set Password. Isikan password baru SSH yang akan digunakan pada aplikasi PuTTY, lalu pilih “Yes, restart the server immediately” dan klik OK.
    • Setelah VPS Server running kembali, akses SSH Server menggunakan aplikasi PuTTY.
    • Unduh file instalasi Mikrotik CHR dari situs web Mikrotik.
    • Unggah file instalasi Mikrotik CHR ke VPS anda menggunakan perintah SCP atau aplikasi seperti WinSCP.
    • Setelah itu kalian bisa ikuti perintah sebagai berikutt ini  untuk instalasi Mikrotik CHR:

    wget https://download.mikrotik.com/routeros/6.47.10/chr-6.47.10.img.zip -O chr.img.zip &&

    gunzip -c chr.img.zip > chr.img &&

    mount -o loop,offset=512 chr.img /mnt &&

    ADDRESS=ip addr show eth0 | grep global | cut -d’ ‘ -f 6 | head -n 1 &&

    GATEWAY=ip route list | grep default | cut -d’ ‘ -f 3 &&

    echo “/ip address add address=$ADDRESS interface=[/interface ethernet find where name=ether1]

    /ip route add gateway=$GATEWAY

    ” > /mnt/rw/autorun.scr &&

    umount /mnt &&

    echo u > /proc/sysrq-trigger &&

    dd if=chr.img bs=1024 of=/dev/vda

    • Ikuti langkah-langkah selanjutnya untuk menyelesaikan proses instalasi.
    • Setelah proses instalasi selesai, anda dapat mengakses Mikrotik CHR melalui web browser dengan mengetikkan alamat IP VPS anda di address bar.
    • Masuk ke Mikrotik CHR dengan menggunakan username dan password yang telah anda buat selama proses instalasi.

    Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, anda akan dapat menginstall Mikrotik CHR di VPS dan membuat mesin virtual yang berfungsi sebagai router jaringan di cloud.

    Ini dapat membantu anda mengelola dan mengatur jaringan dengan lebih efisien dan mudah, serta memberikan fleksibilitas dan skalabilitas yang lebih baik dari pada menggunakan perangkat jaringan fisik.

    Konfigurasi Port Firewall VPS

    Untuk mengkonfigurasi port firewall di Virtual Private Server (VPS), anda perlu melakukan beberapa langkah berikut:

    • Masuk ke panel VPS kalian dengan menggunakan username dan password yang telah anda miliki.
    • Buka menu Security Group Rules yang terdapat di halaman dashboard Panel VPS.
    • Klik tombol Add Security Group Rule untuk menambahkan aturan baru.
    • Pilih protokol TCP dan masukkan nomor port 8291 pada kolom Port Range.
    • Tentukan IP address atau range IP yang diizinkan untuk mengakses port tersebut. Anda bisa memilih Any IP Address untuk mengizinkan semua IP untuk mengakses port 8291.
    • Klik tombol Save untuk menyimpan aturan baru yang telah dibuat.
    • Restart VPS server dengan menggunakan menu Server Maintenance > Restart.

    Setelah mengkonfigurasi port firewall di VPS, anda dapat mengakses Winbox menggunakan port 8291 (TCP) melalui jaringan yang telah anda tentukan.

    Pastikan untuk selalu memantau aturan port firewall dan memastikan hanya IP yang diizinkan yang dapat mengakses port-port yang telah dibuka. Ini akan membantu anda menjaga keamanan jaringan anda.

    Akses MikroTik dengan Winbox

    Untuk mengakses Mikrotik CHR (Cloud Hosted Router) di Virtual Private Server (VPS) menggunakan aplikasi Winbox, anda perlu mengikuti langkah-langkah berikut:

    • Pastikan anda telah menginstall Winbox di komputer yang akan digunakan. Anda dapat mendownload Winbox dari situs web Mikrotik.
    • Buka aplikasi Winbox.
    • Masukkan alamat IP VPS pada kolom IP Address.
    • Isikan login dengan “admin” dan biarkan password kosong.
    • Klik tombol Connect untuk terhubung ke Mikrotik CHR di VPS.

    Setelah terhubung ke Mikrotik CHR (Cloud Hosted Router) di Virtual Private Server (VPS) menggunakan aplikasi Winbox, disarankan untuk segera mengatur password baru untuk login ke Winbox. Hal ini bertujuan untuk menjaga keamanan jaringan anda dan mencegah akses yang tidak sah ke Mikrotik CHR.

    Untuk mengatur password baru, anda bisa ikuti langkah-langkah berikut:

    • Buka menu System > Password di aplikasi Winbox.
    • Masukkan password baru yang anda inginkan pada kolom New Password. Pastikan password yang anda pilih merupakan password yang kuat dan mudah diingat.
    • Biarkan kolom Old Password kosong, karena password default untuk login ke Winbox adalah kosong.
    • Klik tombol OK untuk menyimpan perubahan password baru.

    Setelah mengatur password baru, anda harus menggunakan password tersebut untuk login ke Winbox setiap kali anda terhubung ke Mikrotik CHR di VPS.

    Pastikan untuk selalu mengingat password baru anda dan jangan memberikannya kepada orang lain. Ini akan membantu anda menjaga keamanan jaringan anda.

    Mikrotik CHR (Cloud Hosted Router) merupakan sebuah perangkat jaringan yang dapat digunakan untuk mengelola dan mengatur jaringan di internet atau cloud dengan biaya yang relatif murah. Anda dapat menginstall Mikrotik CHR di Virtual Private Server (VPS) yang telah disewa dan menggunakannya untuk berbagai macam keperluan, seperti membuat server tunnel, VPN, proxy, dan remote management.

    Untuk menginstall Mikrotik CHR di VPS, anda perlu mempersiapkan akun SSH, mengakses SSH Server menggunakan aplikasi PuTTY, dan menjalankan perintah-perintah yang dibutuhkan untuk menginstall Mikrotik CHR di VPS. Selanjutnya, anda bisa mengakses Mikrotik CHR menggunakan aplikasi Winbox dan mulai mengelola dan mengatur jaringan sesuai kebutuhan.

    Pastikan untuk memperhatikan limit data transfer dan bandwidth dari hosting VPS yang anda gunakan, serta selalu memperbarui konfigurasi jaringan agar terus berjalan dengan baik.

    Dengan demikian, anda dapat mengelola jaringan dengan efisien dan aman menggunakan Mikrotik CHR di VPS. Mungkin anda tertarik membaca artikel tentang Panduan Mikrotik CHR, jika artikel ini bermanfaat kalian bisa share ke teman-teman kalian.

  • Panduan Mikrotik CHR Untuk Pemula

    Panduan Mikrotik CHR Untuk Pemula

    Mikrotik banyak sekali digunakan untuk mempermudah dalam pengelolaan jaringan, dikarenakan banyak fitur pada miktrotik contohnya Grapich User Interface (GUI) yang dimiliki pada mikrotik mudah digunakan oleh pengguna. Pada artikel sekarang ini kalian akan mempelajari panduan menggunakan Mikrotik CHR.

    Mikrotik CHR

    Mikrotik Cloud Hosted Router atau Mikrotik CHR adalah versi dari RotuterOS yang di rancang khusus agar sebuah perangkat komputer dapat dijalankan secara virtual di Virtual Machine (VM). CHR menggunakan arsitektur x86 64-bit dan dapat digunakan pada sebagian besar hypervisor, seperti VMWare, HyperV, atau VirtualBox.

    Mikrotik CHR sama seperti RouterOS biasanya, kecuali untuk level lisensinya. Namun, jangan khawatir, kita masih dapat menggunakan CHR dengan lisensi gratis, walaupun kecepatan traffic dengan lisensi gratis hanya akan dibatasi hingga 1 Mbit per interface.

    Panduan Mikrotik CHR

    Panduan Mikrotik CHR Untuk Pemula

    Sebelum kalian memulai panduan Mikrotik CHR kalian harus memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut ini:

    1. Memiliki Virtual Private Server atau VPS yang sudah terinstall Mikrotik CHR.
    2. Aplikasi Winbox untuk akses mikrotik.

    Langkah yang pertama dalam panduan Mikrotik CHR adalah menyambungkan ke Mikrotik CHR menggunakan Winbox, nanti akan tampil seperti gambar dibawah ini:

    Halaman Awal Mikrotik

    1. Mengganti Password Mikrotik

    Halaman Ganti Password Mikrotik

    Untuk mengganti password Administrator Mikrotik CHR, pertama-tama kalian perlu masuk ke menu System dan memilih Password. Kemudian, kalian perlu mengosongkan bagian Old Password karena sebelumnya tidak ada password yang ditentukan.

    Selanjutnya, kalian perlu menentukan password baru dan mengonfirmasinya di kolom yang tersedia. Setelah itu, klik Change untuk menyimpan perubahan password.

    Ingat bahwa password Administrator Mikrotik CHR adalah password yang digunakan untuk login ke Mikrotik CHR kalian. Jadi, pastikan bahwa password yang kalian tentukan adalah password yang mudah diingat namun sulit diungkapkan orang lain.

    Jika kalian lupa password Administrator Mikrotik CHR, kalian perlu melakukan reset Mikrotik CHR ke pengaturan default untuk dapat login kembali ke Mikrotik CHR kalian.

    2. Menambahkan Alamat IP

    Untuk menambahkan alamat IP pada Mikrotik, pertama-tama kalian perlu masuk ke menu IP dan memilih Addresses. Kemudian, kalian perlu memasukkan alamat IP yang ingin ditambahkan dan memilih interface yang akan diterapkan alamat tersebut.

    Jika kalian menambahkan alamat IP pada interface ethernet, maka perangkat-perangkat yang terhubung ke interface tersebut akan memiliki alamat IP yang kalian tentukan.

    Ingat bahwa setiap alamat IP harus unik di dalam jaringan. Jadi, pastikan bahwa kalian tidak menambahkan alamat IP yang sudah digunakan oleh perangkat lain di jaringan kalian.

    Juga, pastikan bahwa alamat IP yang kalian tentukan berada dalam rentang yang sesuai dengan subnet mask yang digunakan oleh jaringan kalian.

    Jika tidak, perangkat-perangkat yang terhubung ke jaringan tidak akan dapat terhubung ke internet atau berkomunikasi dengan perangkat lain di jaringan.

    3. Menambahkan Gateway

    Untuk mengatur gateway ke publik pada Mikrotik, pertama-tama kalian perlu masuk ke menu IP dan memilih Routes. Kemudian, di kolom “Dst. Address”, kalian perlu mengisi angka 0.0.0.0/0.

    Angka tersebut menunjukkan bahwa semua alamat IP akan diteruskan ke gateway yang kalian tentukan. Selanjutnya, kalian perlu menyesuaikan gateway dengan public.

    Setelah itu, kalian dapat mencoba melakukan ping ke 8.8.8.8 untuk memastikan bahwa Mikrotik sudah dapat terhubung ke internet.

    Ingat bahwa kalian perlu mengatur gateway secara benar agar perangkat-perangkat yang terhubung ke Mikrotik dapat terhubung ke internet.

    Jika kalian tidak dapat terhubung ke internet setelah mengatur gateway, ada kemungkinan bahwa kalian perlu mengecek konfigurasi lainnya atau menghubungi provider internet kalian untuk meminta bantuan.

    4. Menambahkan DNS

    Untuk menambahkan server DNS di Mikrotik CHR, pertama-tama kalian perlu masuk ke menu IP dan memilih DNS. Kemudian, kalian perlu menggunakan DNS Server Google dengan mengisi kolom “Servers” dengan angka 8.8.8.8 dan 8.8.4.4. Setelah itu, klik Apply untuk menyimpan perubahan.

    Dengan menambahkan DNS Server Google, kalian akan dapat mengakses ke internet dengan lebih cepat dan stabil. DNS Server Google akan membantu mengkonversi nama domain ke alamat IP yang sesuai, sehingga kalian dapat dengan mudah mengakses situs web yang kalian inginkan.

    Ingat bahwa kalian juga dapat menambahkan DNS Server lain sesuai kebutuhan kalian. Pastikan bahwa DNS Server yang kalian tambahkan adalah DNS Server yang terpercaya dan dapat diandalkan.

    5. Firewall

    Untuk menambahkan Firewall Rule pada Mikrotik CHR, pertama-tama kalian perlu masuk ke menu IP dan memilih Firewall. Kemudian, kalian perlu memilih Chain yang diinginkan, baik untuk forward, input, atau output. Selanjutnya, kalian perlu menambahkan source address dan destination address sesuai kebutuhan kalian.

    Firewall Rule digunakan untuk mengatur akses jaringan yang diizinkan atau tidak diizinkan pada Mikrotik CHR kalian. Dengan Firewall Rule, kalian dapat membatasi akses ke internet hanya untuk perangkat-perangkat yang diizinkan, atau memblokir akses ke situs web tertentu yang tidak diinginkan.

    Ingat bahwa kalian harus menambahkan Firewall Rule dengan hati-hati agar tidak menyebabkan masalah pada jaringan kalian.

    Pastikan bahwa kalian memahami maksud dari setiap Firewall Rule yang kalian tambahkan, dan bahwa Firewall Rule tersebut sesuai dengan kebutuhan jaringan kalian.

    Jika kalian tidak yakin, sebaiknya kalian berkonsultasi dengan administrator jaringan atau ahli teknis lainnya sebelum menambahkan Firewall Rule baru.

    Address (Destination Address) merupakan alamat tujuan paket data yang akan diteruskan oleh Mikrotik CHR.Src.

    Address (Source Address) merupakan alamat sumber paket data yang diterima oleh Mikrotik CHR. Kedua alamat ini diperlukan untuk menentukan bagaimana paket data harus diteruskan atau diperlakukan oleh Mikrotik CHR.

    Kalian dapat mengeksplor lebih lanjut fitur-fitur Mikrotik CHR untuk meningkatkan kinerja jaringan kalian. Namun ingat bahwa Mikrotik CHR merupakan perangkat yang sangat kompleks, sehingga kalian perlu memahami dengan baik cara kerja setiap fitur sebelum mengaktifkannya.

    Jika kalian tidak yakin, sebaiknya kalian berkonsultasi dengan administrator jaringan atau ahli teknis lainnya sebelum mengubah pengaturan Mikrotik CHR.

    Winbox merupakan aplikasi yang digunakan untuk mengelola server Mikrotik CHR dari komputer Windows. Saat ini, Winbox hanya tersedia untuk sistem operasi Windows, sehingga kalian perlu menggunakan OS Windows untuk mengelola server Mikrotik CHR menggunakan Winbox.

    Namun, kalian juga dapat mengelola server Mikrotik CHR menggunakan aplikasi lain yang tersedia, seperti WebFig atau CLI (Command Line Interface).

    Sebaiknya kalian menggunakan layanan server cepat dan aman, seperti cloud VPS, untuk mengelola server Mikrotik CHR. Dengan layanan tersebut, kalian dapat menikmati kecepatan dan kestabilan yang lebih tinggi, serta keamanan yang lebih baik untuk jaringan kalian.

  • Pengertian Firewall, Fungsi, Jenis Dan Cara Kerjanya

    Pengertian Firewall, Fungsi, Jenis Dan Cara Kerjanya

    Firewall adalah sistem keamanan yang memonitor dan mengontrol lalu lintas jaringan yang masuk dan keluar berdasarkan aturan keamanan yang telah ditentukan. Firewall dirancang untuk mencegah akses yang tidak sah ke atau dari jaringan pribadi. Firewall bisa berupa perangkat keras, perangkat lunak, atau kombinasi keduanya.

    Fungsi utama firewall adalah untuk melindungi jaringan atau sistem komputer dari ancaman siber dan akses yang tidak sah. Firewall bisa digunakan untuk memblokir atau memperbolehkan jenis lalu lintas tertentu berdasarkan aturan yang telah ditentukan, seperti memblokir semua lalu lintas masuk atau hanya memperbolehkan lalu lintas dari alamat IP atau port tertentu.

    Ada beberapa jenis firewall, termasuk firewall jaringan, firewall berbasis host, dan firewall tingkat aplikasi. Firewall jaringan digunakan untuk melindungi jaringan dari ancaman eksternal, sedangkan firewall berbasis host diinstal pada komputer individu untuk melindungi mereka dari ancaman eksternal. Firewall tingkat aplikasi digunakan untuk melindungi aplikasi atau layanan tertentu dari ancaman.

    Firewall bekerja dengan memeriksa lalu lintas yang masuk dan keluar dan membandingkannya dengan set aturan. Jika lalu lintas cocok dengan aturan, firewall akan memperbolehkan lalu lintas tersebut melalui. Jika lalu lintas tidak cocok dengan aturan, firewall akan memblokir atau mengambil tindakan lain sesuai dengan aturan tersebut. Firewall juga bisa dikonfigurasi untuk mem-log lalu lintas dan memberi peringatan kepada administrator tentang ancaman keamanan potensial.

    Mengapa Pentingnya Memahami Firewall

    Firewall merupakan salah satu sistem keamanan yang penting untuk dilindungi agar jaringan atau sistem komputer tidak terkena ancaman siber. Firewall bertugas mengontrol lalu lintas jaringan yang masuk dan keluar sesuai dengan aturan keamanan yang telah ditentukan, sehingga dapat membantu mencegah akses yang tidak sah dan melindungi privasi dan keamanan data.

    Memahami firewall sangat penting bagi individu maupun organisasi karena keamanan jaringan merupakan salah satu aspek yang sangat vital dalam dunia digital saat ini. Tanpa proteksi yang tepat, jaringan dapat menjadi sasaran serangan siber yang dapat mengakibatkan kerugian besar, baik secara finansial maupun reputasi. Oleh karena itu, sangat penting bagi kalian untuk memahami firewall agar dapat memilih dan mengkonfigurasi sistem keamanan yang sesuai dengan kebutuhan dan mengelola risiko keamanan dengan lebih baik.

    Apa Itu Firewall?

    Pengertian Firewall Fungsi Jenis Dan Cara Kerjanya

    Firewall adalah sekat yang melindungi komputer kalian dari ancaman jaringan internet. Ia bekerja sebagai tembok yang membatasi akses komputer ke jaringan internet. Melalui “Firewall” ini, kalian dapat mengatur apa yang boleh lalu lalang dari jaringan ke komputer dan sebaliknya. Ini adalah pengertian singkat tentang firewall dan salah satu fungsinya. Apakah kalian ingin tahu fungsi firewall lainnya? Lihat bagian selanjutnya untuk mengetahuinya

    Fungsi Firewall

    Fungsi Firewall

    Ada beberapa fungsi dari Firewall yang bisa kalian simak dibawah ini yaitu sebagai berikut ini:

    1. Melindungi Data dari Hacker dan Pengguna yang Tidak Bertanggung Jawab

    Melindungi Data dari Hacker dan Pengguna yang Tidak Bertanggung Jawab

    Melindungi data dari hacker dan pengguna yang tidak bertanggung jawab merupakan salah satu fungsi utama firewall. Ia bekerja dengan menyaring lalu lintas jaringan yang masuk dan keluar sesuai dengan aturan keamanan yang telah ditentukan. Dengan demikian, firewall dapat mencegah akses yang tidak sah ke jaringan atau sistem komputer dan memblokir ancaman siber seperti virus, malware, dan serangan jaringan.

    Selain itu, firewall juga dapat memblokir atau memperbolehkan lalu lintas jaringan berdasarkan aturan yang telah ditentukan. Misalnya, firewall dapat memblokir semua lalu lintas masuk atau hanya memperbolehkan lalu lintas dari alamat IP atau port tertentu. Dengan demikian, data dapat lebih terlindungi dari akses yang tidak sah oleh hacker atau pengguna yang tidak bertanggung jawab.

    Oleh karena itu, sangat penting bagi kalian untuk memahami firewall dan mengkonfigurasinya dengan benar agar dapat melindungi data dari ancaman siber. Dengan demikian, kalian dapat merasa lebih tenang dan yakin bahwa data mereka aman dan terlindungi.

    2. Memblokir Pesan yang Mengganggu

    Firewall juga dapat memblokir pesan yang mengganggu seperti spam atau pesan yang tidak diinginkan lainnya. Ia bekerja dengan memblokir atau memperbolehkan lalu lintas jaringan berdasarkan aturan yang telah ditentukan. Misalnya, firewall dapat memblokir semua pesan masuk atau hanya memperbolehkan pesan dari alamat IP atau port tertentu.

    Dengan demikian, firewall dapat membantu mengelola lalu lintas jaringan dan menyaring pesan yang mengganggu sebelum sampai ke inbox kalian. Ini dapat membantu kalian mengurangi kelelahan dan frustrasi yang disebabkan oleh pesan yang tidak diinginkan yang selalu masuk ke inbox mereka.

    Oleh karena itu, sangat penting bagi kalian untuk memahami firewall dan mengkonfigurasinya dengan benar agar dapat memblokir pesan yang mengganggu. Dengan demikian, kalian dapat merasa lebih tenang dan fokus serta tidak terganggu oleh pesan yang tidak diinginkan.

    3. Memblokir Konten yang Tak Diinginkan

    Memblokir Konten yang Tak Diinginkan

    Firewall juga dapat memblokir konten yang tidak diinginkan seperti situs web yang tidak sesuai atau tidak aman. Ia bekerja dengan memblokir atau memperbolehkan lalu lintas jaringan berdasarkan aturan yang telah ditentukan. Misalnya, firewall dapat memblokir semua akses ke situs web tertentu atau hanya memperbolehkan akses ke situs web yang dianggap aman.

    Dengan demikian, firewall dapat membantu mengelola lalu lintas jaringan dan menyaring konten yang tidak diinginkan sebelum sampai ke kalian. Ini dapat membantu kalian menghindari konten yang tidak sesuai atau tidak aman, terutama jika kalian terkoneksi ke jaringan publik atau memiliki anak-anak yang menggunakan komputer.

    Oleh karena itu, sangat penting bagi kalian untuk memahami firewall dan mengkonfigurasinya dengan benar agar dapat memblokir konten yang tidak diinginkan. Dengan demikian, kalian dapat merasa lebih aman dan nyaman saat terkoneksi ke internet.

    4. Membuat Game Online Lebih Aman dan Nyaman

    Firewall juga dapat membuat game online lebih aman dan nyaman dengan memblokir atau memperbolehkan lalu lintas jaringan berdasarkan aturan yang telah ditentukan. Misalnya, firewall dapat memblokir semua akses ke game tertentu atau hanya memperbolehkan akses ke game yang dianggap aman.

    Dengan demikian, firewall dapat membantu mengelola lalu lintas jaringan dan menyaring game yang tidak diinginkan atau tidak aman sebelum sampai ke kalian. Ini dapat membantu kalian menghindari game yang tidak sesuai atau tidak aman, terutama jika kalian terkoneksi ke jaringan publik atau memiliki anak-anak yang menggunakan komputer.

    Oleh karena itu, sangat penting bagi kalian untuk memahami firewall dan mengkonfigurasinya dengan benar agar dapat membuat game online lebih aman dan nyaman. Dengan demikian, kalian dapat merasa lebih tenang dan fokus saat bermain game online

    5. Memantau Penggunaan Bandwidth

    Firewall juga dapat membantu memantau penggunaan bandwidth dengan mem-log lalu lintas jaringan dan menyediakan informasi tentang pemakaian bandwidth. Hal ini dapat membantu kalian mengetahui aplikasi atau layanan yang menggunakan bandwidth terbanyak, sehingga kalian dapat mengambil tindakan yang tepat untuk mengelola bandwidth dengan lebih efektif.

    Baca Juga:
    Apa Itu Mikrotik
    Panduan Mikrotik CHR

    Dengan memantau penggunaan bandwidth, firewall juga dapat memberi peringatan kepada kalian jika terdeteksi penggunaan bandwidth yang tidak wajar atau ancaman keamanan potensial. Ini dapat membantu kalian mengetahui apa yang terjadi pada jaringan dan mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasinya.

    Oleh karena itu, sangat penting bagi kalian untuk memahami firewall dan mengkonfigurasinya dengan benar agar dapat memantau penggunaan bandwidth

    6. Mengakses Layanan VPN

    Firewall juga dapat membantu kalian mengakses layanan VPN (Virtual Private Network) dengan memblokir atau memperbolehkan lalu lintas jaringan berdasarkan aturan yang telah ditentukan. Misalnya, firewall dapat memblokir semua akses ke layanan VPN tertentu atau hanya memperbolehkan akses ke layanan VPN yang dianggap aman.

    Dengan demikian, firewall dapat membantu mengelola lalu lintas jaringan dan menyaring layanan VPN yang tidak diinginkan atau tidak aman sebelum sampai ke kalian. Ini dapat membantu kalian menghindari layanan VPN yang tidak sesuai atau tidak aman, terutama jika kalian terkoneksi ke jaringan publik atau memiliki anak-anak yang menggunakan komputer.

    Baca Juga:
    Cara Install Mikrotik CHR di VPS

    Oleh karena itu, sangat penting bagi kalian untuk memahami firewall dan mengkonfigurasinya dengan benar agar dapat mengakses layanan VPN yang aman dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Dengan demikian, kalian dapat merasa lebih aman dan nyaman saat terkoneksi ke internet.

    Manfaat Firewall

    Firewall memiliki banyak manfaat yang dapat membantu kalian menjaga keamanan jaringan dan sistem komputer. Beberapa manfaat utama firewall antara lain:

    • Melindungi jaringan atau sistem komputer dari ancaman siber seperti virus, malware, dan serangan jaringan.
    • Memblokir atau memperbolehkan lalu lintas jaringan berdasarkan aturan yang telah ditentukan, sehingga dapat membatasi akses ke layanan atau aplikasi yang tidak diinginkan.
    • Menyediakan lapisan keamanan tambahan dalam kombinasi dengan sistem keamanan lainnya.
    • Mem-log lalu lintas jaringan dan memberi peringatan kepada administrator tentang ancaman keamanan potensial.
    • Membantu mengelola lalu lintas jaringan dan memantau penggunaan bandwidth.
    • Membantu kalian mengakses layanan VPN yang aman dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

    Dengan demikian, firewall merupakan sistem keamanan yang sangat penting untuk membantu kalian menjaga keamanan jaringan dan sistem komputer. Oleh karena itu, sangat disarankan bagi kalian untuk memahami firewall dan mengkonfigurasinya dengan benar agar dapat memanfaatkan manfaatnya dengan sebaik-baiknya.

    Jenis-jenis Firewall

    Ada beberapa jenis firewall yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan kalian. Beberapa jenis firewall yang paling umum antara lain:

    1. Firewall Hardware

    Merupakan perangkat fisik yang terhubung ke jaringan dan dapat dipasang di lokasi yang berbeda seperti di depan router atau di belakang router. Firewall hardware biasanya lebih kuat dan handal dibandingkan dengan firewall software, namun juga lebih mahal dan sulit untuk dipasang atau diubah.

    2. Firewall Software

    Merupakan perangkat lunak yang terinstall di komputer atau server dan dapat diaktifkan atau dinonaktifkan sesuai dengan kebutuhan. Firewall software biasanya lebih mudah diinstal dan diubah sesuai dengan kebutuhan, namun juga lebih lemah dan tidak sehandal firewall hardware.

    3. Firewall Personal

    Firewall personal biasanya digunakan oleh pengguna yang memiliki kebutuhan keamanan yang tidak terlalu tinggi dan hanya ingin melindungi satu komputer saja. Namun, firewall personal juga dapat digunakan sebagai lapisan keamanan tambahan dalam kombinasi dengan firewall hardware atau software.

    4. Firewall Cloud

    merupakan jenis firewall yang terhubung ke internet dan menyediakan layanan keamanan jaringan melalui layanan cloud. Firewall cloud biasanya lebih mudah diinstal dan diubah sesuai dengan kebutuhan, namun juga tergantung pada kehandalan jaringan internet dan layanan cloud yang digunakan.

    5. Firewall Next-generation

    merupakan jenis firewall yang memiliki fitur lebih canggih dan dapat melakukan analisis lalu lintas jaringan secara real-time. Firewall next-generation biasanya lebih mahal dibandingkan dengan jenis firewall lainnya, namun juga lebih handal dan dapat memberikan perlindungan keamanan yang lebih baik.

    Oleh karena itu, kalian perlu mempertimbangkan kebutuhan keamanan dan budget yang dimiliki untuk memilih jenis firewall yang sesuai. Dengan demikian, kalian dapat memanfaatkan firewall sesuai dengan kebutuhan dan budget yang dimiliki.

    Namun, perlu diingat bahwa tidak ada jenis firewall yang sempurna dan dapat memberikan perlindungan keamanan yang 100% efektif. Oleh karena itu, kalian perlu terus memantau dan memperbarui sistem keamanan sesuai dengan perkembangan teknologi dan ancaman siber yang terjadi.

    Dengan demikian, kalian dapat memanfaatkan firewall sebagai salah satu lapisan keamanan yang penting dalam menjaga keamanan jaringan dan sistem komputer.

    Cara Kerja Firewall

    Firewall bekerja dengan memblokir atau memperbolehkan lalu lintas jaringan berdasarkan aturan yang telah ditentukan. Aturan ini dapat ditentukan oleh administrator atau pengguna yang bertanggung jawab terhadap sistem keamanan.

    Pada dasarnya, firewall mengevaluasi setiap permintaan lalu lintas jaringan yang masuk atau keluar dari jaringan atau sistem komputer. Firewall akan memeriksa setiap permintaan tersebut sesuai dengan aturan yang telah ditentukan dan memutuskan apakah permintaan tersebut boleh dilakukan atau tidak.

    Jika permintaan tersebut dianggap aman dan sesuai dengan aturan yang telah ditentukan, maka firewall akan memperbolehkan permintaan tersebut. Namun, jika permintaan tersebut dianggap tidak aman atau tidak sesuai dengan aturan yang telah ditentukan, maka firewall akan memblokir permintaan tersebut.

    Dengan demikian, firewall bekerja sebagai sekat atau tembok yang membatasi akses ke jaringan atau sistem komputer sesuai dengan aturan yang telah ditentukan.

    Oleh karena itu, sangat penting bagi kalian untuk memahami firewall dan mengkonfigurasinya dengan benar agar dapat memanfaatkan cara kerja firewall dengan sebaik-baiknya.

    Apakah kalian sudah mengetahui apa itu firewall? Jika iya, maka kita tahu bahwa firewall adalah hal yang tidak boleh diabaikan saat mengakses internet. Teknologi ini memastikan bahwa kalian dapat berselancar di internet tanpa khawatir akan terpapar virus atau mengalami pencurian data.

    Di artikel ini, kalian telah mempelajari pengertian firewall, fungsi firewall, manfaat firewall, jenis-jenis firewall, bahkan cara kerja firewall. Kami harap setelah membaca artikel ini, kalian tidak meragukan lagi pentingnya selalu mengaktifkan firewall, apapun perangkat yang kalian gunakan.

    Ingatlah bahwa firewall juga dapat diinstall di server sebagai pelindungan untuk hosting dan website kalian. Sebagai contoh, Aplikasi Firewall yang ada di website Imunify360. Imunify360 bertugas sebagai penghalang serangan berbahaya yang hendak menyusup ke website pelanggan.

    {
    “@context”: “https://schema.org”,
    “@type”: “FAQPage”,
    “mainEntity”: [{
    “@type”: “Question”,
    “name”: “Apa yang dimaksud dengan firewall?”,
    “acceptedAnswer”: {
    “@type”: “Answer”,
    “text”: “Firewall adalah sistem keamanan yang memonitor dan mengontrol lalu lintas jaringan yang masuk dan keluar berdasarkan aturan keamanan yang telah ditentukan. Firewall dirancang untuk mencegah akses yang tidak sah ke atau dari jaringan pribadi. Firewall bisa berupa perangkat keras, perangkat lunak, atau kombinasi keduanya.”
    }
    },{
    “@type”: “Question”,
    “name”: “Apa Itu firewall dan fungsinya?”,
    “acceptedAnswer”: {
    “@type”: “Answer”,
    “text”: “Firewall adalah sistem keamanan yang memonitor dan mengontrol lalu lintas jaringan yang masuk dan keluar berdasarkan aturan keamanan yang telah ditentukan. Firewall dirancang untuk mencegah akses yang tidak sah ke atau dari jaringan pribadi. Firewall bisa berupa perangkat keras, perangkat lunak, atau kombinasi keduanya.

    Fungsi utama firewall adalah untuk melindungi jaringan atau sistem komputer dari ancaman siber dan akses yang tidak sah. Firewall bisa digunakan untuk memblokir atau memperbolehkan jenis lalu lintas tertentu berdasarkan aturan yang telah ditentukan, seperti memblokir semua lalu lintas masuk atau hanya memperbolehkan lalu lintas dari alamat IP atau port tertentu.”
    }
    },{
    “@type”: “Question”,
    “name”: “Bagaimana Cara Kerja firewall?”,
    “acceptedAnswer”: {
    “@type”: “Answer”,
    “text”: “Firewall bekerja dengan memblokir atau memperbolehkan lalu lintas jaringan berdasarkan aturan yang telah ditentukan. Aturan ini dapat ditentukan oleh administrator atau pengguna yang bertanggung jawab terhadap sistem keamanan.

    Pada dasarnya, firewall mengevaluasi setiap permintaan lalu lintas jaringan yang masuk atau keluar dari jaringan atau sistem komputer. Firewall akan memeriksa setiap permintaan tersebut sesuai dengan aturan yang telah ditentukan dan memutuskan apakah permintaan tersebut boleh dilakukan atau tidak.

    Jika permintaan tersebut dianggap aman dan sesuai dengan aturan yang telah ditentukan, maka firewall akan memperbolehkan permintaan tersebut. Namun, jika permintaan tersebut dianggap tidak aman atau tidak sesuai dengan aturan yang telah ditentukan, maka firewall akan memblokir permintaan tersebut.”
    }
    }]
    }

  • Apa Itu Mikrotik? Pengertian, Kelebihan, Dan Fungsi Mikrotik

    Apa Itu Mikrotik? Pengertian, Kelebihan, Dan Fungsi Mikrotik

    Routers memainkan peran penting dalam mengelola jaringan komputer dan internet. Salah satu pilihan router yang populer adalah Mikrotik, yang memiliki beberapa keunggulan.

    Mikrotik merupakan perusahaan yang mengembangkan router perangkat keras dan perangkat lunak. Router Mikrotik sering digunakan untuk mengelola jaringan komputer dan internet di berbagai lokasi.

    Sistem operasi RouterOS diinstal pada router Mikrotik dan menyediakan banyak fitur untuk mengelola dan mengoptimalkan jaringan, seperti firewall, Quality of Service (QoS), Virtual Private Network (VPN), dan lainnya. Artikel ini akan menjelaskan fungsi Mikrotik, kelebihan dan kekurangannya, serta cara melakukan konfigurasi dasar Mikrotik dengan lengkap.

    Apa Itu Mikrotik?

    Apa Itu Mikrotik? Pengertian, Kelebihan, Dan Fungsi Mikrotik

    Mikrotik adalah sistem operasi yang digunakan untuk mengubah komputer menjadi router jaringan. Dengan menginstal software tersebut, kalian dapat mengelola jaringan tanpa perlu perangkat khusus.

    Setelah menginstal Mikrotik, komputer kalian akan memiliki semua fitur yang dimiliki router, termasuk firewall, hotspot gateway, dan pengelolaan bandwidth.

    Perusahaan Mikrotik juga memproduksi perangkat router bernama Mikrotik RouterBOARD yang memiliki OS Mikrotik di dalamnya dan mampu mengelola jaringan dengan lebih baik.

    Mikrotik sering digunakan untuk mengelola jaringan komputer dan internet di kantor, warnet, dan tempat lain yang ingin mendistribusikan internet dengan baik.

    Sebagai contoh, di warnet, Mikrotik tidak hanya mengatur jaringan, tapi juga digunakan untuk mencatat waktu penggunaan komputer, yang kemudian digunakan untuk menentukan biaya yang harus dibayar oleh pengguna.

    Di lingkup perkantoran, Mikrotik bertanggung jawab untuk mendistribusikan internet serta menjaga keamanan perangkat dan data perusahaan.

    Jenis-Jenis MikroTik

    Tersedia tiga jenis MikroTik yang dapat kalian pilih sesuai kebutuhan:

    1. MikroTik RouterBOARD

    RouterBOARD MikroTik adalah perangkat router jaringan yang diproduksi oleh MikroTik. RouterBOARD terdiri dari beberapa komponen seperti RAM, ROM, dan prosesor yang bertugas untuk mengelola jaringan. RouterBOARD MikroTik dilengkapi dengan sistem operasi RouterOS yang memungkinkan pengguna untuk mengelola jaringan tanpa perlu instalasi software tambahan.

    Harga RouterBOARD MikroTik cukup terjangkau dibandingkan dengan perangkat sejenis lainnya, mulai dari ratusan ribu rupiah. RouterBOARD MikroTik dapat digunakan untuk mengelola jaringan komputer dan internet di berbagai lokasi, seperti di kantor, warnet, dan lainnya.

    2. MikroTik RouterOS

    RouterOS MikroTik adalah sistem operasi yang dapat digunakan sebagai router jaringan, baik pada perangkat MikroTik RouterBOARD atau di komputer. Kalian tidak perlu khawatir tentang pemilihan perangkat komputer yang tepat untuk menjalankan RouterOS, karena sistem operasi ini hanya membutuhkan RAM sebesar 32MB dan ruang penyimpanan sebesar 64MB.

    Selain itu, kalian tidak perlu menginstal software tambahan untuk menggunakan RouterOS. RouterOS MikroTik memiliki banyak fitur yang berguna untuk mengelola jaringan, seperti firewall, Quality of Service (QoS), Virtual Private Network (VPN), dan lainnya.

    3. MikroTik CHR

    Apa itu MikroTik CHR? Jenis MikroTik ini berfungsi seperti RouterOS, tetapi diinstal pada perangkat komputasi virtual seperti hosting Virtual Private Server (VPS). Dengan menggunakan MikroTik CHR, kalian dapat mengelola jaringan tanpa harus menyediakan perangkat sendiri.

    Kelebihan dari MikroTik CHR adalah tidak perlu lisensi untuk menggunakannya, sehingga kalian bisa menggunakannya secara gratis. Namun, perlu diperhatikan bahwa kecepatan maksimal dari jenis MikroTik ini dibatasi hingga 1MB/s per VPS. MikroTik CHR sangat cocok untuk digunakan di lingkungan jaringan kecil atau sebagai router jaringan pribadi.

    Fungsi MikroTik

    Berikut ini adalah beberapa fungsi MikroTik yang berguna bagi pengguna:

    1. Sebagai Internet Gateway

    MikroTik dapat digunakan sebagai internet gateway, yaitu perangkat yang mengontrol akses internet di jaringan. Internet gateway umum digunakan di jaringan komputer kantor dan sekolah.

    Di kantor, internet gateway dapat membatasi akses ke website yang tidak mendukung pekerjaan. Sedangkan di sekolah, internet gateway dapat membatasi akses internet hanya pada waktu yang ditentukan.

    Selain itu, internet gateway juga dapat dimanfaatkan untuk memblokir website-website tertentu di jaringan. Fungsi ini sama dengan internet positif yang diterapkan oleh pemerintah untuk mencegah akses ke situs berisi konten negatif. Dengan menggunakan MikroTik sebagai internet gateway, kalian dapat mengelola akses internet di jaringan dengan lebih mudah dan efektif.

    2. Untuk Otentikasi Jaringan

    Salah satu fungsi MikroTik adalah melakukan otentikasi jaringan, yang biasanya dimanfaatkan di lingkungan perkantoran. Otentikasi jaringan mengharuskan karyawan untuk log in menggunakan username dan password yang diberikan oleh administrator IT kantor.

    Dengan demikian, tidak semua orang bisa menggunakan komputer kantor dan mengakses informasi rahasia perusahaan. Menggunakan MikroTik untuk otentikasi jaringan dapat membantu menjaga keamanan jaringan dan menghindari akses tidak sah ke informasi perusahaan.

    3. Sebagai Access Point WiFi

    MikroTik dapat digunakan sebagai access point WiFi, yaitu perangkat yang mendistribusikan sinyal internet ke ruangan dan lantai. Selain memperluas jangkauan sinyal WiFi, MikroTik juga dapat dikonfigurasi untuk membatasi durasi penggunaan WiFi dan melakukan billing.

    Oleh karena itu, MikroTik sering digunakan di tempat-tempat umum yang menawarkan koneksi internet nirkabel berbayar. Dengan menggunakan MikroTik sebagai access point WiFi, kalian dapat mengelola koneksi internet dengan lebih mudah dan efektif.

    4. Untuk Mengatur Firewall

    MikroTik juga dapat digunakan untuk mengatur firewall di jaringan komputer lokal. Hal ini berguna untuk memblokir lalu lintas data dari IP address tertentu, sehingga dapat mencegah terjadinya serangan virus atau skrip berbahaya ketika mengakses sebuah website.

    Penggunaan MikroTik sebagai firewall sangat bermanfaat terutama di perusahaan, dimana semua perangkat kantor terhubung dalam satu jaringan yang dapat dikelola dengan lebih mudah oleh administrator IT. Dengan menggunakan MikroTik, kalian dapat memastikan keamanan jaringan komputer di perusahaan kalian.

    Kelebihan MikroTik

    Ada beberapa kelebihan dari Mikrotik yaitu sebagai berikut ini:

    1. Kompatibel dengan berbagai perangkat

    MikroTik dapat diinstal pada berbagai perangkat, mulai dari komputer, server hingga MikroTik RouterBOARD yang telah disediakan oleh perusahaan. Dengan begitu, kalian tidak perlu khawatir tidak bisa menggunakan MikroTik karena perangkat yang kalian miliki tidak kompatibel.

    2. Memiliki fitur lengkap

    MikroTik menyediakan berbagai fitur yang lengkap, sehingga kalian tidak perlu menambahkan software tambahan untuk mengelola jaringan. Fitur-fitur tersebut meliputi firewall, hotspot gateway, pengelolaan bandwidth, dan masih banyak lagi.

    3. Harga terjangkau

    MikroTik juga dikenal sebagai solusi yang terjangkau, terutama jika dibandingkan dengan perangkat sejenis yang ada di pasaran. Harga MikroTik RouterBOARD misalnya, dimulai dari ratusan ribu Rupiah saja.

    4. Dapat diakses dari jarak jauh

    MikroTik juga memiliki fitur Remote Access yang memungkinkan kalian mengakses jaringan dari jarak jauh. Hal ini tentunya sangat berguna jika kalian ingin mengelola jaringan dari lokasi yang berbeda.

    5. Dapat diupgrade dengan mudah

    MikroTik memiliki sistem update yang mudah, sehingga kalian tidak perlu repot menginstall software tambahan untuk mengupgrade MikroTik ke versi yang terbaru.

    6. Kemampuan Customisasi yang Tinggi

    Software RouterOS MikroTik memiliki banyak fitur yang bisa kalian atur sesuai kebutuhan. Dari pengaturan firewall, hotspot, hingga pengaturan bandwidth, semua bisa dilakukan dengan mudah.

    7. Bisa Digunakan di Berbagai Platform

    MikroTik dapat diinstal di perangkat komputer apapun, mulai dari PC, laptop, hingga single board computer seperti Raspberry Pi. Ini memudahkan penggunaan MikroTik di berbagai jenis perangkat.

    8. Dukungan yang Baik

    MikroTik memiliki komunitas pengguna yang sangat besar di seluruh dunia. Di Indonesia saja, terdapat banyak forum online yang membahas tentang MikroTik. Dengan demikian, kalian tidak akan kesulitan mencari jawaban atas pertanyaan yang mungkin muncul saat menggunakan MikroTik.

    Cara Setting MikroTik

    Ada beberapa langkah dasar yang bisa kalian coba untuk mengkonfigurasikan MikroTik RouterBOARD yaitu sebagai berikut ini:

    • Pastikan RouterBOARD sudah terhubung dengan komputer dan sudah terpasang.
    • Buka aplikasi MikroTik RouterOS dan login dengan username “admin” dan password “”.
    • Pada menu “IP”, pilih “Addresses” dan klik tombol “+” untuk menambahkan IP address baru.
    • Masukkan IP address yang akan digunakan, durasi penggunaan, dan subnet mask.
    • Pada menu “IP”, pilih “DHCP Server” dan klik tombol “Add New Pool” untuk menambahkan pool IP baru.
    • Masukkan nama pool dan jangkauan IP yang akan digunakan untuk klien.
    • Pada menu “IP”, pilih “Firewall” dan klik tombol “NAT” untuk mengkonfigurasi NAT.
    • Tambahkan “srcnat” rule dengan mengklik tombol “+” dan masukkan informasi yang diperlukan.
    • Pada menu “IP”, pilih “Wireless” untuk mengkonfigurasi wireless.
    • Klik tombol “Interfaces” dan tambahkan interface wireless baru dengan mengklik tombol “+”.
    • Masukkan informasi yang diperlukan seperti nama interface, mode, dan ssid.
    • Pada menu “IP”, pilih “Hotspot” untuk mengkonfigurasi hotspot.
    • Klik tombol “Profiles” dan tambahkan profile hotspot baru dengan mengklik tombol “+”.
    • Masukkan informasi yang diperlukan seperti nama profile, limit bandwidth, dan lama waktu login.
    • Pada menu “System”, pilih “Users” untuk menambahkan user baru.
    • Klik tombol “+” dan masukkan informasi user, termasuk username, password, dan group.
    • Selesai.

    Kalian sudah tahu apa itu MikroTik, kan? MikroTik adalah sistem operasi router untuk mengelola jaringan komputer dan internet. Di artikel ini, kalian sudah belajar tentang apa itu MikroTik beserta jenis dan fungsinya. 

    Fungsi MikroTik adalah sebagai access point, internet gateway, otentikasi jaringan, dan mengatur firewall. Semuanya kalian bisa dapatkan dari jenis MikroTik berupa perangkat RouterBOARD, atau RouterOS untuk diinstall di komputer.

    Selain itu, kalian juga bisa menginstal MikroTik CHR di VPS. Jadi, tak perlu repot menyediakan router atau perangkat komputer khusus. Yang penting, pilihlah VPS dengan spesifikasi yang baik untuk performa yang optimal.

    {
    “@context”: “https://schema.org”,
    “@type”: “FAQPage”,
    “mainEntity”: [{
    “@type”: “Question”,
    “name”: “Apa itu Mikrotik dan Fungsinya?”,
    “acceptedAnswer”: {
    “@type”: “Answer”,
    “text”: “Mikrotik adalah sistem operasi yang digunakan untuk mengubah komputer menjadi router jaringan. Dengan menginstal software tersebut, kalian dapat mengelola jaringan tanpa perlu perangkat khusus.

    Setelah menginstal Mikrotik, komputer kalian akan memiliki semua fitur yang dimiliki router, termasuk firewall, hotspot gateway, dan pengelolaan bandwidth.

    beberapa fungsi MikroTik yang berguna bagi pengguna : Sebagai Internet Gateway, Untuk Otentikasi Jaringan, Sebagai Access Point WiFi, Untuk Mengatur Firewall”
    }
    },{
    “@type”: “Question”,
    “name”: “Apa saja jenis jenis Mikrotik?”,
    “acceptedAnswer”: {
    “@type”: “Answer”,
    “text”: “Tersedia tiga jenis MikroTik yang dapat kalian pilih sesuai kebutuhan:
    1. MikroTik RouterBOARD
    RouterBOARD MikroTik adalah perangkat router jaringan yang diproduksi oleh MikroTik. RouterBOARD terdiri dari beberapa komponen seperti RAM, ROM, dan prosesor yang bertugas untuk mengelola jaringan.

    2. MikroTik RouterOS
    RouterOS MikroTik adalah sistem operasi yang dapat digunakan sebagai router jaringan, baik pada perangkat MikroTik RouterBOARD atau di komputer.

    3. MikroTik CHR
    Apa itu MikroTik CHR? Jenis MikroTik ini berfungsi seperti RouterOS, tetapi diinstal pada perangkat komputasi virtual seperti hosting Virtual Private Server (VPS).”
    }
    },{
    “@type”: “Question”,
    “name”: “Apa keuntungan dari mikrotik?”,
    “acceptedAnswer”: {
    “@type”: “Answer”,
    “text”: “Ada beberapa kelebihan dari Mikrotik yaitu sebagai berikut ini:
    1. Kompatibel dengan berbagai perangkat
    2. Memiliki fitur lengkap
    3. Harga terjangkau
    4. Dapat diakses dari jarak jauh
    5. Dapat diupgrade dengan mudah
    6. Kemampuan Customisasi yang Tinggi
    7. Bisa Digunakan di Berbagai Platform
    8. Dukungan yang Baik”
    }
    }]
    }

  • Pengertian VPN: Manfaat dan Cara Kerja VPN

    Pengertian VPN: Manfaat dan Cara Kerja VPN

    Mungkin bagi kalian sudah tahu pengertian VPN sendiri. Jika kalian
    belum tahu Virtual Private Network atau biasa di sebut VPN adalah sebuah
    teknologi komunikasi yang dapat memungkinkan kalian untuk bisa terkoneksi
    pada jaringan public serta menggunakannya untuk bisa dapat bergabung di
    dalam jaringan local.

    Dengan adanya cara tersebut maka kalian akan mendapatkan hak serta
    pengaturan yang sama seperti halnya pada Local Area Network atau LAN itu
    sendiri walaupun pada jaringan tersebut sebetulnya milik public.

    Pengertian VPN

    pengertian-vpn-manfaat-dan-cara-kerja-vpn

    Setelah kita tau cara pandang pada jaringan yang menjadi salah satu masalah
    yang ada pada jaringan internet atau IP Public adalah tidak ada nya
    dukungan yang baik terhadap keamanan yang ada. Sedangkan untuk cara pandang
    dari peruhsaaan sendiri. IP adalah kebutuhan dasa yang dapat melakukan
    pertukarang data antara kantor cabang serta rekanan perusahaan.

    Maka dari itu muncul lah VPN untuk bsia mengatasi permasalah tersesbut,
    pada sebuah jaringan perusahaan yang bsia menggunakan infrastruktur IP
    untuk bisa berhubungan dengan kantor cabang yang bisa saling terhubung
    secara private dengan melakukan pengamanan terhadap pada transmisi paket
    data.

    1. Fungis Utama VPN

    Fungis-Utama-VPN

    Virtual Private Network atau VPN ada beberapa fungsi utama dari cara
    penggunaannya yaitu:

    1. Confidentially (Kerahasiaan)

    Jika kalian menggunakan jaringan public tentu saja kalian pasti tidak aman
    dari pencruian data. Maka dari tiu kalian bisa menggunakan virtual private
    network atau vpn untuk bisa mengenkripsi semua data kalian. Dengan adanya
    enkripsi pada jaringan tersebut maka kerahasiaan data kalian akan dapat
    lebih aman.

    Walaupun ada pihak yang bisa utnuk menyadap data kalian walaupun kalian
    sudah memakai VPN sendiri. Namun belum tentu bisa membaca data tersebut,
    dikarenakan data tersebut telah teracak.

    Baca Juga:
    Cara Menggunakan VPN
    Cara Mengatasi Set Top Box Gagal Tangkap Sinyal

    Dengan kalian menerpkan sistem enkripsi ini, tidka ada orang yang dapat
    mengakses serta membaca isi jaringan data kalian dengan mudah.

    2. Data Intergrity (Keutuhan Data)

    Perlu kalian ketahui ketika kalian melewati jaringan internet, data kkalian
    telah berjalan sangat jauh untuk melinstasi berbagai negera. Pada
    perjalanan itu ada berbagai gangguan yang bisa terjadi terhadap isinya
    seperti, hilang, rusak ataupun bisa untuk bisa dimanipulasi oleh orang yang
    tidak bertanggung jawab.

    Baca Juga:
    Cara Mengatasi Set Top Box Mati Total
    Cara Pasang Set Top Box

    Maka dari tiu penggunaan Virtual Private Network atau VPN menjadi jalan
    untuk bisa menjaga keutuhan data kalian mulai dari data yang kalian
    kirimkan hingga data sampai pada tempat tujuan.

    3. Origin Authentication (Autentikasi Sumber)

    Pada Virtual Private Network atau VPN memiliki kemampuan yang bisa untuk
    melakukan autentikasi terhadap sumber-sumber pengirim data yang akan di
    terima oleh vpn tersebut. Nanti nya VPN akan melakukan pemeriksaan pada
    semua data yang kalian terima serta mengambil informasi dari sumber
    datanya.

    Baca Juga:
    Apa Itu Mikrotik
    Cara Install Mikrotik CHR di VPS

    Nanti alamat dari sumber data tersebut akan disetujui oleh VPN apabila
    proses autentikasinya berhasil, maka dari itu VPN dapat menjamin semua data
    yang akan kalian kirim serta juga menerima berasala dari sumber seharusnya
    jadi tidak akan ada data yang terpalsukan atau dikirimkan oleh pihak yang
    lain.

    2. Manfaat dari VPN

    Manfaat dari VPN

    VPN atau virtual private network juga memiliki beberapa manfaat untuk
    kalian, berikut adalah beberapa manfaat yang bisa kita ambil dari VPN:

    1. Remote Access

    Dengan kalian menggunakan VPN kalian bisa untuk mengakses computer serta
    jaringan kantor dari mana saja selama kalian terhubung pada jaringan
    internet atau publik.

    2. Keamanan

    Kalian bisa untuk menggunakan koneksi VPN kita kalian sedang browsing.
    Searching, bahkan main game dengan sangat aman saat mengkases jaringan
    internet public misalnya seperti pada saat kalian berada di café atau
    dimanpun saat kalian menggunakan jaringan ip publik.

    3. Hemat

    Kalian bisa menggunakan VPN untuk menghubungkan jaringan lokal yang cukup
    luas dengan biaya yang lebih hemat, dikarenakan pada transmisi data yang
    digunakan oleh VPN tersebut memakai media jaringan internet atau jaringan
    publik tanpa harus kalian membangun jaringan sendiri.

    3. Cara Kerja dan Penggunaan VPN

    Cara-Kerja-dan-Penggunaan-VPN

    1. Virtual Private Network atau VPN memiliki banyak sekali protocol
      jaringan seperti PPTP, L2TP, IPsec serta Sock. Pada Protokol ini VPN dapat
      membantu kalian untuk memproses otentikasi.
    2. Virtual Private Network atau VPN klien juga dapat membaut sambungan yang
      bisa mengindentifikasi orang-orang yang kalian berikan wewenangan pada
      jaringan kalian.
    3. Jairngan VPN juga sudah dienkripsi yang akan meningkatkan keamanan
      kalian ketika kalian menggunakan jaringan VPN yang berarti bahwa virtual
      private network atau vpn sendiri tidak terlihat pada jaringan yang lebih
      besar.
    4. Tekonologi VPN semakin berkembang dikarenakan mobilitas yang telah
      tersedia dan pada saat ini virtual private network atau vpn senidri dapat
      membuka jalan untuk koneksi Wi-Fi serta jaringan nirkabel pribadi.

    4. Kelebihan dan Kekurangan VPN

    Virtual perivate network atau VPN juga memiliki beberapa kelebihan dan
    kekurangan. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan vpn:

    Kelebihan VPN

    • Virtual private network atau VPN solusi yang efektif untuk biaya suatu
      organisasi bisnis besar yang memiliki jaringan fisilitas khusus.
    • Dapat Meningkatkan Mobilitas pada organisasi dengan langsung menghubungkan
      jaringan yang ada pada rumah atua para pekerja yang mobile di organisasi.
    • Keamanan yang dapat kalian sesuaikan sesuka hati.

    Kekurangan VPN

    Jika tersedia pada akses ke karyawan untuk global factor pada keamanan
    adalah resiko tersendiri. Maka dari itu ini juga dapat menempatkan
    informasi sensitif perusahaan yang dapat diakses secara global. Pada
    Private Network juga harus memperhatikan untuk penetapan pada sistem
    keamanan yang jelas.

  • Perbedaan IPv4 dan IPv6: Kelebihan dan Kekurangannya

    Perbedaan IPv4 dan IPv6: Kelebihan dan Kekurangannya

    Perbedaan IPv4 dan IPv6, IPv4 serta IPv6 merupakan versi protokol internet di mana IPv6 yaitu versi yang disempurnakan dari IPv4. Terdapat bermacam perbedaan antara protokol IPv4 serta IPv6 termasuk fitur- fiturnya, namun yang sangat penting merupakan jumlah alamat( ruang Alamat) yang dihasilkannya.

    perbedaan-ipv4-dan-ipv6

    IP versi 4 (IPv4) menciptakan 4. 29 x 109 alamat jaringan unik yang jumlahnya tidak memadai serta akibatnya Internet kehabisan ruang. Sebaliknya IP versi 6 (IPv6) menghasilkan 3, 4 x 1038 alamat serta merupakan pemecahan yang terukur serta fleksibel buat permasalahan disaat ini.

    Pertama- tama,  pahami terlebih dahulu agar kita bisa tau perbedaan IPv4 dan IPv6 tentang apa itu protokol internet. Protokol standar TCP/ IP yang mendefinisikan datagram IP sebagai unit data yang bergerak di internet. Ini merupakan protokol datagram yang tidak dapat diandalkan serta tanpa koneksi- layanan pengiriman upaya terbaik. Internet yakni abstraksi jaringan fisik serta menyediakan peranan yang sama semacam menerima serta mengirim paket.

    Pengertian IPv4

    Pengertian-IPv4

    Internet Protocol version 4 alias IPv4 merupakan versi awal IP address yang sangat banyak digunakan. Versi ini mengutamakan alur pengiriman informasi yang sangat memungkinkan, tetapi tidak menjamin kualitas pengiriman informasi ataupun layanan.

    Maksudnya, pengguna bisa jadi menjumpai lagging serta permasalahan lain yang bisa jadi terjadi karna naik turunnya beban traffic internet pada saat ini.

    IPv4 juga ialah protokol tanpa koneksi, yang berarti pengiriman paket data bakal tetap dilakukan tanpa mesti membenarkan apakah perangkat yang dituju telah siap. Keunggulan IPv4 merupakan protokol ini dapat mengirimkan paket lewat jalur alternatif apabila koneksi sedang terhambat ataupun router hadapi permasalahan.

    Baca Juga: Pengertian Jaringan Komputer

    Versi IPv4 menggunakan alamat 32- bit, yaitu format yang sangat universal buat IP address dikala ini. Alamat IPv4 terdiri dari 4 angka desimal, dipisahkan oleh 3 titik, mulai dari 0 sampai 255.

    Berikut contoh IPv4: 192. 0. 2. 146

    Ruang alamat 32- bit dapat sediakan kurang lebih 4, 3 miliyar alamat. Tetapi, sebagian ditaruh buat jaringan individu serta tidak ada buat pemakaian universal.

    Pengertian IPv6

    Pengertian-IPv6

    Internet Protocol versi 6 alias IPv6 merupakan versi terkini IP address, yang juga disebut selaku Internet Protocol Next Generation (IPng). Gunanya mirip dengan Internet Protocol versi 4 (IPv4), yang sediakan alamat khusus untuk seluruh perangkat yang tersambung ke internet. Tetapi, tidak serupa IPv4, IPv6 memiliki alamat 128- bit.

    Ruang alamat 128- bit memungkinkan kurang lebih 340 undecillion alamat ataupun 1. 028 kali lebih banyak daripada IPv4. Alamat IPv6 memuat angka serta huruf, ditulis dalam 8 kelompok angka heksadesimal 4 digit, dipisahkan oleh titik 2.

    Berikut contoh IPv6: 2022: 0se1: 44a2: 0000: 0000: 2c3d: 0720: 4551

    Tidak hanya alamat yang lebih banyak, IPv6 pula mempunyai header yang lebih simpel daripada IPv4. IP header merupakan data meta di awal paket IP.

    Baca Juga: Pengertian dan Fungsi FTP

    Header IPv6 mempunyai format baru yang dirancang buat meminimalkan overhead header sehingga pemrosesan paket jadi lebih efektif.

    Kemudian, perbedaan IPv4 dan IPv6 yang lain merupakan, Network Address Translation (NAT) tidak diperlukan dengan IPv6 sehingga mengembalikan konektivitas end- to- end pada susunan IP.

    Tentang hal ini juga membuat layanan semacam Voice over Internet Protocol (VoIP) serta Quality of Service (QoS) jadi lebih mudah diimplementasikan serta disebarkan.

    Perbedaan IPv4 dan IPv6

    perbedaan-dari-ipv4-dan-ipv6

    Sesudah mengenali pengertian IPv4 dan IPv6 tersebut, saat ini saatnya melihat perbandingan IPv4 vs IPv6. Pada dasarnya, perbedaan IPv4 serta IPv6 terletak pada format serta ukurannya, di mana IPv4 yaitu alamat numerik (hanya angka) 32- bit, sedangkan IPv6 yaitu alamat alfanumerik (berisi huruf) berdimensi 128- bit. Berikut ini merupakan perbedaan IPv4 dan IPv6.

    1. Fitur IPv4 dan IPv6

    Kalian dapat membedakan fitur yang terdapat pada IPv4 dan IPv6 buat melihat perbedaan IPv4 dan IPv6, berikut ini merupakan sebagian fitur yang ada pada IPv4.

    • Mendukung protokol tanpa koneksi
    • Dapat menghasilkan susunan komunikasi virtual( virtual communication layer) lewat perangkat yang berbeda- beda
    • Tidak banyak memakai banyak memori, serta alamatnya gampang diingat
    • Protokol telah didukung oleh jutaan perangkat
    • Dapat menaruh alamat IP sebanyak lebih dari 4 miliar

    Tidak cuma IPv4 yang memiliki fitur supaya kalian dapat perbedaan IPv4 dan IPv6, IPv6 juga mempunyai sebagian fitur antara lain:

    • Menggunakan infrastruktur routing serta addressing secara sistematis
    • Mendukung Quality of Services (QoS)
    • Merupakan protokol yang sangat sempurna apabila digunakan buat interaksi node
    • Mampu menaruh alamat IP hampir tidak terbatas

    Tidak hanya itu, perbedaan keduanya terletak pada format alamat yang dipunyai. Bila pada IPv4 rangkaiannya dipisahkan oleh titik, sebaliknya pada IPv6 dipisahkan memakai titik 2.

    Contohnya merupakan 192. 0. 2. 146 buat IPv4, serta 2022: 0se1: 44a2: 0000: 0000: 2c3d: 0720: 4551 buat IPv6.

    2. Konfigurasi IPv4 dan IPv6

    Jaringan mesti dikonfigurasi baik secara manual ataupun dengan DHCP, tidak hanya itu IPv4 juga mempunyai sebagian susunan yang berperan buat menanggulangi perkembangan internet yang pesat, yang mana itu memerlukan lebih banyak usaha serta maintenance. Sebaliknya pada IPv6 telah mendukung fitur konfigurasi secara otomatis.

    3. Keamanan IPv4 dan IPv6

    Buat keamanan, IPv4 tidak sediakan enkripsi serta autentikasi, sebaliknya pada IPv6 telah sediakan enkripsi serta autentikasi.

    Header IP Security (IPSec) pada bagian header sebagai keamanan cuma pada IPv4 hanyalah sebagai fitur aksesoris saja, serta pada IPv6 IPsec dipakai sebagai standar keamanan yang harus dipunyai.

    Baca Juga: Fungsi Modem Adsl

    Berikut ini merupakan 3 komponen yang bisa mengamankan bermacam aspek dari komunikasi jaringan:

    1. Authentication Headers atau yang di singkat dengan AH yang dapat menolong jaringan memverifikasi dari mana paket berasal serta apakah transmisi sudah diganti. Authentication Headers(AH) juga dapat menghindari hacker membuat paket informasi palsu buat menyebarkan malware ke perangkat ataupun aplikasi.
    2. Encapsulating Security Payloads (ESP) yang berguna meningkatkan enkripsi serta susunan autentikasi yang lain buat melindungi transmisi informasi.
    3. Internet Security Association and Key Management Protocol (ISAKMP) yang dapat memastikan atribut keamanan yang bakal digunakan 2 perangkat buat saling bertukar informasi.

    Walaupun IP Security juga dapat digunakan di IPv4, penggunaannya tergantung pada provider jaringan serta end user. Tidak hanya itu, framework ini juga tidak bakal berfungsi dalam komunikasi berbasis NAT.

    Keunggulan IPv6 yang lain dalam tentang keamanan merupakan protokol ini dapat menjalankan enkripsi end to end serta pengecekan integritas, sehingga meminimalkan kemungkinan untuk mengamankan serangan Man In The Middle (MITM).

    Baca Juga: Pengertian Router dan Fungsinya

    IPv6 juga memakai protokol Secure Neighbor Discovery (SEND), sehingga resolusi nama jadi lebih aman. Hasilnya, para penjahat cyber juga bakal lebih susah memusatkan traffic antara 2 host yang diotorisasi serta mengamati ataupun memanipulasi percakapan.

    Jadi, dalam tentang keamanan, IPv6 bisa jadi lebih baik dari pada IPv4, tetapi fitur keamanan tersebut juga tergantung pada desain serta implementasi IPv6 yang pas. Tentang ini juga berguna buat mengaktifkan firewall, sistem kontrol akses, serta aplikasi antivirus.

    4. Routing IPv4 dan IPv6

    Perlu kalian tahu, routing merupakan suatu proses di mana suatu data/ paket bisa terkirim ke tujuan dari lokasi yang berbeda. Performa IPv4 bakal menurun serta ukuran table routing yang terus menjadi membengkak, yang merupakan akibat dari pengecekan header pada tiap- tiap hopo switch serta router.

    Baca Juga: Pengertian LAN Card dan Fungsi LAN Card

    sementara itu pada IPv6 telah mempunyai sistem routing yang lebih baik serta efektif serta sanggup mengelola table routing yang lebih besar.

    5. Mobilitas IPv4 dan IPv6

    Dari sisi mobilitasnya, pasti IPv6 lebih unggul dibanding IPv4, sebab IPv4 mobilitasnya masih terbatas pada kemampuan roaming pada saat berpindah antar networking.

    Sebaliknya pada IPv6 telah bisa memadai kebutuhan mobilitas yang besar lewat roaming antar jaringan dengan tetap melindungi proses sambungan.

    6. Jumlah Octet

    Pada IPv4, jumlah octet yang terdapat merupakan 4, sebab skema 32- bit dibagi 4 octet (1 octet=8 bit), serta hasilnya merupakan 4.

    Baca Juga: Pengertian dan Fungsi NIC

    Sebaliknya buat IPv6 yang mempunyai skema 128 bit, jumlah octet yaitu sebanyak 16 yang terdiri dari 2 bidang serta tiap- tiap bidang berisi 2 octet.

    7. Kecepatan IPv4 dan Ipv6

    Penyedia layanan keamanan Sucuri sempat melaksanakan serangkaian uji di web yang mendukung IPv4 dan IPv6. Hasilnya, keduanya menampilkan kecepatan yang sama dalam perihal koneksi langsung.

    Akan tetapi terdapat lebih banyak fakta yang menampilkan kalau IPv6 lebih cepat daripada IPv4. Salah satunya merupakan riset dari Akamai, yang menampilkan kalau performa IPv6 lebih unggul dibandingkan IPv4 dalam 4 jaringan seluler terbaik AS.

    Sesudah itu, terdapat satu lagi pengamatan yang dicoba oleh Facebook’ s Engineering, dengan hasil yang melaporkan kalau mengakses Facebook lewat IPv6 dapat 10- 15% lebih cepat daripada memakai IPv4.

    Perbedaan IPv4 serta IPv6 yang membuat IPv6 sedikit lebih cepat merupakan sebab koneksi IPv6 dapat mengakses jaringan langsung. Walaupun IPv4 mempunyai header paket yang lebih kecil daripada IPv6, IPv4 mesti lewat server NAT stateful buat melaksanakan perjalanan lewat website.

    Kelebihan IPv4 dan IPv6

    Karna kedua tipe IPv4 dan IPv6 mempunyai perbedaan yang sesungguhnya banyak, tentu dari perbedaan itu mempengaruhi kelebihan serta kekurangan IPv4 dan IPv6 yang dimiliki, Kiraky akan memberi tahu kalian kelebihan IPv4 dan IPv6 terlebih dulu.

    Kelebihan IPv4

    1. Ukuran paket pada link layer tidak batasannya dan mesti dapat menyusun kembali paket yang berdimensi sebesar 576 byte.
    2. Rute data yang dikelola tidak membutuhkan totalitas 32- bit, namun cuma sebagian bagiannya saja.

    Kelebihan IPv6

    1. Cepat, karna IPv6 tidak lagi tergantung kepada Network Address Translation (NAT) sehingga memesatkan proses pengiriman informasi. Terlebih lagi bila pada perangkat mobile bakal bisa lebih cepat sebab koneksinya tidak wajib melewati NAT.
    2. Efektif, karna ukuran routing table lebih kecil dibandingkan IPv4, hingga proses routing bisa lebih sistematis serta pastinya efisien.
    3. Aman, IPv6 telah bisa menjauhi serbuan ke Address Resolution Protocol (ARP) yang bisa mengalihkan lalu lintas jaringan setelah itu mengalihkannya.
    4. Hemat Bandwidth, pemakaian bandwidth bisa lebih hemat sebab telah mendukung multicast.
    5. Konfigurasi yang Gampang, IPv6 telah mendukung konfigurasi secara otomatis, sehingga bisa lebih mempermudah serta mengirit waktu.

    Kekurangan IPv4 dan IPv6

    Kurang lengkap rasanya apabila membahas sesuatu perihal tanpa kekurangannya, sehingga kita bisa menyamakan antara kelebihan dan kekurangan IPv4 dan IPv6 buat dijadikan suatu pengetahuan ataupun juga pertimbangan.

    Kekurangan IPv4

    • Harus dikonfigurasi secara manual maupun dengan DHCP IPv4
    • Dukungan terhadap IP Security cuma bersifat opsional, tidak wajib
    • Hanya mempunyai kapasitas penyimpanan alamat sebanyak 4 miliyar, namun tampaknya tidak mencapai 4 miliyar sebab ada sebagian pembatasan.

    Kekurangan IPv6

    • Kompabilitas yang masih rendah, sebagian besar perangkat masih memakai IPv4 pada saat mengakses internet.
    • Transformasi yang lelet, IPv6 memanglah diperkenalkan secara luas pada tahun 1995, namun besaran pengguna di dunia cuma sebesar 35% saja.
    • Harus memerlukan pembaruan perangkat yang bisa mendukung IPv6 buat dapat memakai IPv6

    Alasan Harus Upgrade ke IPv6

    Taukah kalian pada bulan november 2019, RIPE NCC telah membuat alokasi dari alamat IPv4 yang terakhir serta secara resmi kehabisan alamat IPv4 tidak hanya RIPE NCC empat dari registrasi internet regional juga sudah kehabisan almat ipv4 pada tahun lalu.
    Jika kalian belum tau, registri dapat memberikan blok pada alamat untuk penyedia layanan internet atau biasa disebut sebagai ISP. Pada ISP ini yang memiliki kumpulan alamat IP yang telah di tetapkan untuk pelanggan mereka tapi sekarang ISP tidak bisa mendapatkan almat IP lagi.
    Dikarenakan tidak ada yang tersisa dari IPv4, maka dari itu untungnya sekarang ada Internet Protocol Version 6 atau biasa kita ketahui IPv6 yang memiliki kemungkinan alamat IP yang sangat luas serta juga mampu untuk menangani paket yang lebih baik lagi.
    Tidak hanya itu IPv6 juga meningkatkan keamanan serta juga meningkatkan kinerja jadi apakah sekarang ini apakah waktu yang tepat untuk kita beralih untuk memakai IPv6 untuk website kita dan menjadikan ipv6 ini infrastruktur jaringan kita?

    Alamat IP yang tersedia hanyalah IPv6

    Jika kalian tadi sudah tau perbedaan ipv4 dan ipv6 apakah kalian akan memutuskan untuk menggunakan IPv6? yang dikarenakan alamat ipv4 sudah tinggal sedikit. Dikutip dari Security Today, ada beberapa perangkat yang sekitar 26 miliar perangkat yang terhubung di tahun 2020.
    Jika kalian tadi sudah membaca artikel diatas ada bebreapa IPv4 yang dapat menggunakan ruang alamat 32 bit yaitu 4,3 miliar alamat IPv4. Jadi sekarang sudah banyak sekali yang menggunakan IPv4 yang digunakan 27 miliar perangkat ke internet yang menggunakan Network Address Translation (NAT) yang dapat memungkinkan menyembunyikan beberapa dari perangtkat di belakang 1 alamat IP publik.

    Kesimpulan Perbedaan IPv4 dan IPv6

    bila sehabis memahami perbedaan IPv4 dan IPv6, apakah kalian telah dapat menyimpulkan mana yang lebih baik? Bisa dibilang IPv6 merupakan generasi yang lebih baru dibandingkan IPv4, serta fiturnya juga jelas lebih banyak serta menguntungkan.

    Tetapi, kenyataannya pengguna IPv6 masih kalah jauh dibandingkan pengguna IPv4 sebab bisa jadi perangkat ataupun web mereka belum mendukung. Seandainya kalian mempunyai web serta mau menggunakan ipv6 untuk merasakan gimana benefit IPv6 semacam Facebook serta Wikipedia, silakan lakukan migrasi serta menghubungi penyedia hosting kalian. 

  • Pengertian Jaringan Komputer: Sejarah, Jenis dan Topologi

    Pengertian Jaringan Komputer: Sejarah, Jenis dan Topologi

    Pengertian jaringan komputer serta jenis, topologi, dan manfaat serta dampak dari jaringan komputer. Dikala ini banyak sekali pemakaian internet telah mencakup nyaris segala penjuru dunia. Apalagi di Indonesia sendiri, pengguna aktif internet juga hadapi kenaikan yang signifikan. Salah satu satu tugas dari internet sendiri merupakan buat menghubungkan antara satu jaringan komputer dengan jaringan yang lain.

    Pada postingan kali ini bakal mangulas seputar apa itu jaringan komputer sampai tipe-tipe, serta manfaat yang dimilikinya. Sebenarnya sebutan ini telah sangat sering kalian dengar serta pastinya banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

    Pengertian Jaringan Komputer

    pengertian-jaringan-komputer

    Sebelum masuk pada ulasan mengenai pengertian jaringan komputer dan apa saja tipe serta berbagai macam perangkat jaringan komputer, kita wajib memahami terlebih dulu pengertiannya. Jaringan komputer merupakan 2 ataupun lebih perangkat komputer yang saling tersambung ataupun terkoneksi antara satu dengan yang lain serta digunakan buat bermacam sumber informasi.

    Tiap titik akhir dalam sesuatu jaringan mempunyai ciri pengenal yang biasa disebut dengan alamat IP (Internet Protocol) ataupun alamat media access control Pada Endpoint bisa mencakup server, komputer, telepon, serta perangkat keras( hardware) jaringan yang lain. Jaringan komputer(JARKOM) bisa dibikin dengan memakai gabungan dari teknologi kabel serta wireless.

    Baca Juga: Apa itu FTP

    Jaringan bisa bersifat private ataupun publik. Dalam pemakaian jaringan private pada umumnya membutuhkan akses user buat memasukkan kredensial berbentuk password yang bisa dimasukkan secara manual oleh administrator sendiri ataupun diperoleh langsung oleh pengguna. Buat pemakaian jaringan publik semacam internet, tidak membatasi sesuatu akses.

    Sejarah Jaringan Komputer

    sejarah-jaringan-komputer

    Agar kalian paham pengertian jaringan komputer disni ada beberapa sejarah jaringan komputer di dunia diawali pada tahun 1940- an di Amerika. Proyek ini digagas awal kali oleh proyek pengembangan MODEL I di Laboratorium Bell serta tim penelitian dari Universitas Harvard.

    Proyek jaringan komputer ini dipandu oleh Profesor. H. Aiken. Bila saat ini jaringan komputer telah dapat menghubungkan banyak user serta digunakan buat bermacam keperluan, tetapi sesungguhnya tujuan proyek jaringan komputer jauh lebih simpel daripada itu. Tujuan awal proyek jaringan komputer sesungguhnya merupakan supaya sesuatu perangkat sistem komputer dapat digunakan bersama- sama. Dikala itu harga komputer sangatlah mahal, sehingga belum dapat dipakai oleh banyak orang.

    Sejarah Jaringan Komputer Awal

    Proyek jaringan komputer sesudah itu mulai dialami manfaatnya. Dikala jaringan komputer sukses dibikin setiap orang bisa bekerja lebih optimal serta bisa mengerjakan banyak proses tanpa butuh membuang banyak waktu. Tugas yang sebelumnya cuma dapat dikerjakan sendiri- sendiri saat ini dapat dikerjakan bersama supaya lebih efektif. Hasil dari proyek jaringan komputer setelah itu menciptakan program bernama Batch Processing( proses beruntun). Program ini membolehkan banyak pengguna bisa menggunakan sebagian komputer buat mengerjakan banyak program serta pekerjaan dalam waktu bertepatan.

    Sejarah Jaringan Komputer dan Perkembangannya

    Berikut ini adalah beberapa sejarah jaringan komputer dan perkemabangannya dari tahun ketahun:

    Tahun 1950- an: Sistem TSS

    Pada tahun 1950- an, sejarah jaringan komputer mulai memasuki masa pengembangan. 10 tahun sehabis proyek jaringan komputer diawali, sistem jaringan komputer jadi semakin lebih baik. Pertumbuhan jaringan komputer diisyarati dengan berkembangnya super komputer. Di jaman ini suatu super komputer dituntut buat melayani serta melaksanakan program dari sebagian terminal. Tentang inilah yang melatar belakangi serta diciptakannya suatu sistem yang dikenal sebagai TSS alias Time Sharing System.

    Baca Juga: Cara Mengecek Bandwith Indihome

    TSS merupakan suatu konsep distribusi proses bersumber pada waktu. Sistem TSS inilah yang hendak melatarbelakangi hadirnya network ataupun jaringan yang kita tahu dikala ini. Sistem ini membolehkan salah satu komputer berperan selaku server ataupun host yang dapat diakses lewat halte, workstation, ataupun client yang ada dalam waktu bertepatan. Sehabis proses TSS ini mulai tumbuh, tepatnya pada 1970- an sistem jaringan komputer yang baru mulai dibesarkan.

    Tahun 1970- an: Lahirnya Internet

    Pengembangan sistem jaringan komputer yang baru mulai dicoba dengan melahirkan proses distribusi ataupun disebut Distribution Processing. Latar belakang dari proses ini yaitu karna beban pekerjaan yang ditanggung suatu komputer semakin banyak, sedangkan itu di sisi lain komponen serta harga komputer sangat mahal. Oleh sebab itu, sesuatu informasi yang terdapat di dalam host ataupun server dibagi- bagi secara paralel dengan Host yang lain. Dengan proses ini, suatu Host ataupun Server bisa mencerna informasi serta banyak sekali terminal dengan lebih maksimal.

    Baca Juga: Cara Menghilangkan FUP Smartfren Unlimited

    Pada 1972, Roy Tomlison sukses meningkatkan sistem pesan elektonik ataupun email. Sehabis email mulai banyak diminati serta tumbuh pesat, dia setelah itu membangun jaringan bernama ARPANET. Email merupakan cara sangat pintar buat bertukar informasi dengan cepat lewat jaringan komputer yang terletak di dasar ARPANET. Seluruh komputer yang tersambung wajib mendaftarkan diri ke ARPANET biar bisa berkirim pesan elektronik.

    Sehabis email mulai merebak luas, 2 pakar komputer ialah Vinton Cerf serta Bob Kahn membuat gagasan buat menghasilkan jaringan komputer yang sangat luas serta bisa digunakan di segala dunia. Gagasan tersebutlah yang setelah itu melahirkan terciptanya Internet yang ialah singkatan dari International Network. Hingga saat ini, internet sudah tumbuh serta menghubungkan tiap orang di bermacam belahan dunia.

    Tahun 1980- an: Standarisasi Jaringan Internet

    Jaringan komputer yang semakin tumbuh serta terus menjadi banyak peminatnya ialah cikal bakal lahirnya sesuatu protokol resmi internet yang bernama TCP( Transmission Control Protocol) ataupun juga diketahui dengan sebutan IP( Internet Protocol). Protokol tersebut membolehkan sebagian komputer dapat sama- sama tersambung ke dalam sesuatu jaringan internasional yang menghubungkan banyak user di segala dunia.

    Baca Juga: Cara Mengecilkan File Word

    Pada tahun 1984 setelah itu diperkenalkan sistem domain. Sistem ini bisa menyeragamkan alamat- alamat yang terletak di jaringan yang sama. Domain setelah itu disebut selaku DNS ataupun Domain Name System. Di dalam satu DNS ada sebagian alamat yang berbeda sehingga dapat didatangi oleh banyak orang bila orang tersebut tersambung ke jaringan internet. Sehabis itu pada tahun 1988, Jakko Oikaren meningkatkan sistem chat berbasis jaringan komputer yang bisa digunakan secara luas memakai internet. Sistem bernama IRC( Internet Relay Chat) tersebut membolehkan tiap user bisa melaksanakan chat dengan user lain lewat jaringan internet.

    Tahun 1990- an: Lahirnya WWW( Word Wide Web)

    Pada tahun 1990- an, Tim Barnes Lee meningkatkan serta merancang program penyunting yang bisa melihat isi dari internet yang saat ini diketahui dengan nama www( world wide web). Pengembangan www membuat antar komputer bisa melakukan penjelajahan serta membagikan akses untuk sesama komputer buat membentuk sesuatu jaringan. Di tahun 1992 pengguna jaringan komputer bisa tersambung dengan lebih dari 1 juta komputer. Dikala www tumbuh, user telah dapat berbelanja online lewat web e- commerce. Tidak hanya itu, Yahoo mulai berdiri selaku web pencarian ternama dunia. Tidak hanya web pencarian juga mulai muncul pemakaian netscape navigator yang diketahui sebagai browser. Browser merupakan perlengkapan yang digunakan buat mengakses sebagian web ataupun alamat www yang sudah terdaftar di jaringan internet.

    Jenis-Jenis Jaringan Komputer

    jenis-jenis-jaringan-komputer

    Sehabis membaca sebagian pembahasan pendek mengenai pengertian serta sejarah jaringan komputer, berikutnya kita bakal mangulas sebagian perihal terikat tipe dari jaringan komputer itu sendiri.

    1. PAN (Personal Area Network)

    Tipe jaringan ini mencakup daerah yang lebih kecil misalnya saja pada kantor serta rumah. Pada Umumnya banyak sekali digunakan cuma buat keperluan internet serta juga printer dan tentu saja tidak membutuhkan resources yang besar buat memakai jaringan Personal Area Network.

    2. LAN (Local Area Network)

    Jaringan LAN berperan buat menghubungkan perangkat jaringan dalam keadaan jangkauan yang relatif kecil seperti contoh penerapan jaringan LAN ialah sistem jaringan pada sekolah, kantor, ataupun rumah.

    Baca Juga: Cara Mencari HP yang Hilang

    Banyak orang yang cenderung memakai konektivitas tertentu, terutama pada token ring serta ethernet. Tidak hanya itu, LAN juga sediakan teknologi jaringan wireless dengan memakai WIfi serta lebih diketahui dengan WLAN( Wireless Local Area Network).

    3. CAN (Campus Area Network)

    Jaringan CAN bisa dibilang mempunyai kesamaan dengan MAN, tetapi lebih terbatas pada ruang lingkup kampus ataupun akademisi buat jaringan Campus Area Network (CAN) lebih banyak digunakan buat keperluan seperti praktek lab, email, pembaruan kelas, serta lain sebagainya.

    4. MAN (Metropolitan Area Network)

    MAN atau biasa di kenal dengan Metropolitan Area Network merupakan jaringan yang menghubungkan antara satu perangkat komputer dengan perangkat yang lain dalam ruang lingkup kota pada jaringan yang sama. Tipe jaringan ini lebih besar dari dari jaringan Local Area Network (LAN).

    5. WAN (Wide Area Network)

    WAN atau biasa di kenal sebagai Wide Area Network ialah kumpulan dari jaringan Local Area Network (LAN) yang tersebar secara geografis pada jaringan Wide Area Network (WAN) cenderung buat memakai teknologi semacam seperti ATM, X. 25, dan Frame Relay buat konektivitas jarak yang lebih jauh lagi.

    6. Internet

    Internet merupakan jaringan komputer terbanyak yang sempat diciptakan oleh manusia. Ruang lingkup dari internet mencakup nyaris segala penjuru dunia. Siapapun bisa mengakses bermacam sumber informasi dalam bermacam perangkat komputer, semacam Komputer, smartphone, laptop, tablet, Televisi, serta lain sebagainya.

    7. VPN (Virtual Private Network)

    VPN ialah salah satu pemecahan buat menyediakan koneksi internet yang lebih aman. VPN bisa membuat jalur aman buat kebutuhan transmisi data. Dikala ini, banyak sekali platform yang menjual VPN secara free, ataupun sediakan akses premium.

    Jaringan Komputer Bersumber pada Tipe Transmisi

    Pada Jaringan Komputer sendiri bersumber pada bentuk fundamentalnya, jaringan komputer dibagi jadi 2 tipe, ialah jarak serta transmisinya. Berikut ini ada 2 tipe klasifikasi tipe computer network bersumber pada transmisinya.

    1. Broadcast

    Jaringan broadcast ialah saluran komunikasi tunggal yang digunakan secara bersama– sama oleh sebagian perangkat( device) yang sama- sama terkoneksi ke jaringan yang sama, paket ialah pesan berdimensi kecil yang biasa dikirim oleh sesuatu mesin yang dapat mengarah pada mesin yang yang lain.

    Baca Juga: Cara Mengatasi Hidung Mampet di Rumah

    Field dari alamat berisi penjelasan mengenai kepada siapa tujuan paket tersebut bakal dikirimkan. Apabila paket tersebut tertuju kepada dirinya hingga bakal segera diproses. Bila paket terkirim ke mesin yang lain, hingga mesin otomatis bakal mengabaikannya.

    2. Point to Point

    Tipe yang kedua merupakan jaringan point to point tersusun atas sebagian koneksi pasangan individu, dari satu perangkat menuju perangkat yang lainnya. Buat bisa mengirim suatu paket ke tujuan alamat, hingga butuh buat melewati sebagian mesin perantara.

    Baca Juga: Perbedaan IPv4 dan IPv6

    Sehingga, kerapkali bakal melewati banyak route yang mungkin berbeda jarak. Oleh sebab itu, algoritma route sangat memegang peranan penting pada jaringan ini.

    Topologi jaringan komputer

    topologi-jaringan-komputer
    Pada ulasan kali ini, kami bakal menginformasikan tentang sebagian topologi jaringan komputer yang ada serta digunakan dalam bermacam kegiatan manusia.

    1. Topologi Jaringan Komputer Bus

    Topologi bus ialah topologi yang memiliki kabel tunggal yang masing– masing workstation serta server saling tersambung. Kelebihan dari topologi bus sendiri ialah pada saat melaksanakan pengembangan jaringan serta workstation baru, akan tetapi tidak mengacaukan workstation yang lain. Kekurangan yang dipunyai merupakan pada saat kabel hadapi kerusakan ataupun putus, hingga bakal hadapi kendala pada keseluruhan jaringan.

    2. Topologi Jaringan Komputer Ring( cincin)

    Topologi ring ataupun cincin ialah topologi yang tercipta kala seluruh perangkat sudah tersambung, sehingga menyamai cincin ataupun berpola bundaran. Jadi, tiap workstation bakal menerima data dari satu perangkat ke perangkat lain.

    Baca Juga: Cara Mengatasi Hidung Tersumbat

    Kelebihan dari topologi ring merupakan tidak bakal berlangsung collision ataupun tabrakan antar data. Sebaliknya, kekurangan dari topologi ini merupakan bila salah satu node alami permasalahan, hingga keseluruhan jaringan bakal hadapi kendala.

    3. Topologi Jaringan Komputer Star( bintang)

    Topologi star ataupun bintang ialah topologi yang masing– masing workstation mempunyai jalur yang tersambung langsung lewat server ataupun hub. Kelebihan dari topologi ini, merupakan bila salah satu workstation hadapi kendala, hingga tidak seluruh jaringan bakal hadapi perihal yang sama.

    Disebabkan, tiap workstation mempunyai jalur ataupun kabel sendiri. Kelemahan dari topologi star merupakan memerlukan bayaran yang besar, sebab memerlukan sumber energi kabel yang banyak.

    4. Topologi Jaringan Komputer Tree( pohon)

    Topologi tree ialah gabungan dari topologi star serta bus. Topologi jaringan ini menyamai bentuk pangkal pohon, yang bisa dibilang cuma perangkat hub saja yang tersambung langsung menuju bus pohon. Serta tiap hub berperan selaku pangkal dari pohon.

    Kelebihan serta kekurangan dari topologi tree sama dengan topologi bus serta star. Tetapi, dengan memakai jaringan pohon ini( hybrid), menunjang terdapatnya perluasan jaringan yang lebih baik.

    5. Topologi Jaringan Komputer Mesh

    Topologi mesh kerap dipakai kala ada sesuatu keadaan dimana tidak terdapatnya ikatan komunikasi yang terputus secara mutlak antar node dalam suatu jaringan komputer. Antar perangkat bakal tersambung secara langsung sepanjang masih dalam jaringan yang sama.

    Kelebihan dari topologi mesh merupakan komunikasi antar komputer yang lebih cepat, dan keamanan yang lebih terjamin. Kekurangan dari topologi mesh merupakan membutuhkan bayaran yang lebih besar dalam penyediaan kabel.

    Macam-Macam Perangkat Jaringan Komputer

    macam-macam-perangkat-jaringan-komputer

    Saat ini, sudah banyak dikembangkannya bermacam macam perangkat jaringan komputer buat menolong serta memaksimalkan kinerja sistem jaringan. Berikut ini ialah sebagian berbagai perangkat yang kerap kalian jumpai serta kalian pakai.

    1. Server

    Server berperan selaku tempat ataupun media buat menaruh data, dan mengelola jaringan komputer biasa nya server mempunyai spesifikasi yang lebih besar dari client dikarenakan server sendiri dibuat untuk melayani beberapa komputer client.

    2. NIC (Network Interface Card)

    NIC atau biasa di kenal sebagai Network Interface Card dan dapat disebut juga dengan LAN Card Expansion Board yang digunakan biar komputer bisa tersambung dengan jaringan. Ethernet bisa dibagi menjadi beberapa 4 tipe, ialah ethernet( 10 Mbit/ detik), fast ethernet( 100 Mbit/ detik), gigabit ethernet( 1000 Mbit/ detik), serta tengig( 10000 Mbit/ detik).

    3. Kabel jaringan

    Kabel ialah media buat menghubungkan satu perangkat dengan perangkat yang lainnya ada sebagian tipe kabel untuk membuat saluran jaringan dianatar nya seperti kabel coaxial, fiber optic, serta twisted pair.

    4. Hub dan Switch

    Switch ialah perangkat jaringan komputer yang berperan buat menghubungkan sebagian komputer Secara fisik yang bentuk dari switch sama dengan hub tetapi bila dilihat dari sisi logika switch sama dengan bridge. Switch mempunyai 2 jenis ialah unmanaged switch yang ialah jenis paling murah serta managed switch yang ialah jenis termahal.

    5. Router

    Fungsi Router adlah sebagai perangkat jaringan komputer yang berperan buat menghubungkan sesuatu jaringan Local Area Network (LAN) ke dalam sesuatu jaringan Wide Area Network (WAN) dan mengelola sebagaian lintas dari informasi di dalamnya pada Router ini kalian bisa memastikan jalur terbaik sebab mempunyai tabel routing buat melaksanakan pencatatan terhadap seluruh alamat didalam jaringan networking kalian.

    6. Bridge

    Bridge merupakan suatu perangkat jaringan komputer yang digunakan buat meneruskan kemudian lintas antara segmen jaringan bersumber pada informasi pada suatu data link pada Bridge ini juga mempunyai tugas buat membagi jaringan komputer kalian yang besar jadi sebagian jaringan kecil.

    7. Modem

    Modem dapat diartikan sebagai perangkat yang digunakan buat menghubungkan antara perangkat komputer dengan penyedia layanan internet ataupun biasa disebut juga dengan Internet Servie Provider (ISP) contoh nya seperti indihome, biznet, fastmedia, serta penyedia ISP yang lainnya.

    8. Repeater

    Repeater merupakan sesuatu perangkat yang berperan buat menguatkan serta meregenerasi jaringan serta sinyal yang masuk pada Repeater ini berupaya buat mempertahankan integritas dari sinyal jaringan kalian ada juga kelemahan dari repeater itu sendiri merupakan tidak bisa melaksanakan filter traffic dalam jaringan kalian.

    9. Wireless card

    Wireless card ialah perangkat yang harus digunakan apabila kalian mau tersambung dalam jaringan nirkabel biasa nya sih komputer tipe sekarang ini banyak sekali telah memakai perang yang mendukung wireless card ini tetapi bila kalian tidak ada wireless card kalian juga bisa meningkatkan komputer kalian untuk bisa menggunakan wireless card.

    Manfaat Jaringan Komputer

    Berikut ini ialah sebagian manfaat jaringan komputer dalam kehidupan sehari- hari kita:

    1. Untuk Berbagi Dokumen

    Manfaat yang awal digunakan selaku media buat memberikan dokumen yang kalian miliki kepada perangkat komputer lain dengan memakai jaringan internet. kalian bisa memberikan dokumen memakai kabel data ataupun nirkabel.

    2. Untuk Melindungi Serta Memanajemen Keamanan Data

    Data bakal terus menjadi baik bila ditaruh secara lebih terpusat. Tidak hanya itu, jaringan juga berguna buat mempermudah administrator dalam melaksanakan manajemen data perusahaan yang penting. Dengan menggunakan shared server, hingga tiap karyawan sanggup buat mencari data secara cepat serta efektif.

    3. Mempermudah Dalam Berkomunikasi

    Jaringan komputer juga sangat mempermudah buat melaksanakan komunikasi antar tim ataupun dengan orang lain yang berbeda geografis secara cepat serta akurat. Dengan berkomunikasi secara tepat, hingga bisa menolong dalam menanggulangi tiap permasalahan yang bisa jadi terjadi dalam perusahaan.

    4. Menyampaikan Data Secara Cepat

    Dengan dorongan jarkom, proses penyampaian data jadi lebih cepat tanpa batas waktu serta tempat. kalian bisa membaca tiap data dari bermacam penjuru dunia.

    5. Menolong Kegiatan Manusia

    Serta manfaat jaringan komputer terakhir merupakan menolong tiap aktivitas manusia supaya lebih efisien serta efektif. Dengan terdapatnya jaringan yang baik hingga tiap kegiatan baik di dalam kantor ataupun di luar kantor bisa tersambung dengan baik.

    Dampak Negatif Jaringan Komputer

    Tidak hanya manfaat yang dihasilkan dari terdapatnya jaringan komputer itu sendiri, juga ada akibat negatif dari sebagian tentang yang bakal kami jelaskan berikut ini.

    1. Pengeluaran Jaringan

    Buat bisa memakai jaringan dengan baik, hingga kalian juga butuh buat mempersiapkan tiap kebutuhannya, mulai dari aplikasi, hardware, dan investasi perencanaan network design- nya.

    2. Pengeluaran Manajemen serta Maintenance

    Buat pengelolaan manajemen serta perawatan jaringan juga butuh dicermati secara berkala oleh tim IT profesional. Sehingga, menurunkan mungkin terbentuknya tentang hal yang tidak diinginkan semacam kerusakan pada perangkat lunak ataupun keras.

    3. Kegiatan Sharing yang Tidak Diinginkan

    Akibat negatif yang ketiga, dengan terdapatnya lalu lintas jaringan yang tidak terkendali dengan baik, hingga memperbesar resiko dokumen( file) yang di–sharing terinfeksi virus ataupun spam pada komputer.

    4. Ancaman Keamanan Jaringan (Network Security)

    Dengan kemudahan proses komunikasi yang bisa dicoba dimanapun serta kapanpun secara real– time, pasti saja juga tingkatkan resiko timbulnya permasalahan yang lain. Misalnya, penyebaran konten ilegal, pencurian informasi, sampai permasalahan keamanan data yang lainnya.

    Kesimpulan Jaringan Komputer

    1. Jaringan komputer merupakan 2 fitur komputer ataupun lebih sama- sama tersambung buat memberikan informasi serta data.
    2. Jenis dari jaringan komputer terdiri dari PAN, LAN, MAN, WAN, CAN, Internet serta VPN. Topologi yang digunakan antara lain, bus, ring, star, tree serta mesh.
    3. Manfaat utama yang dipunyai merupakan mempermudah pekerjaan manusia, dan menolong dalam proses penyampaian data serta komunikasi dengan mudah serta maksimal.
    4. Selain kalian bisa mendapatkan keuntungan yang besar dari pemanfaatan jaringan komputer, ada sebagian akibat negatif dari penggunaannya. Salah satu contoh nyata merupakan aplikasi pencurian informasi, sampai bayaran perawatan yang terbilang tidak murah. 
    Referensi:
    1. The Compatible Time-Sharing System A Programmer’s Guide
    2. Computer Pioneers – Christopher Strachey: https://history.computer.org/pioneers/strachey.html
    3. How the Web was Born: The Story of the World Wide Web: https://archive.org/details/howwebwasbornsto00gill
    4. NIHF Inductee Paul Baran, Who Invented Packet Switching: https://www.invent.org/inductees/paul-baran
    5. Network Topologies : https://web.archive.org/web/20150720093918/http://blog.teachbook.com.au/index.php/computer-science/networking-2/network-topologies/
    6. Cisco Networking Academy’s Introduction to Routing Dynamically : https://www.ciscopress.com/articles/article.asp?p=2180210&seqNum=4
    7. Windows Server Administration Fundamentals : https://archive.org/details/windowsserveradm00cour
    8. Vol III: Client-Server Programming and Applications : https://archive.org/details/internetworkingw00come_0
  • Apa itu FTP: Pengertian dan Fungsi FTP

    Apa itu FTP: Pengertian dan Fungsi FTP

    Apa itu FTP atua biasa di kenal sebagai File Transfer Protocol merupakan suatu protokol internet yang membolehkan pengguna buat melakukan transfer file antar server lewat sesuatu jaringan dengan koneksi TCP.

    Bila kalian selalu berhubungan dengan server serta dunia informasi teknologi, pastinya sebutan FTP telah tidak asing lagi. Alasannya dikala ini File Transfer Protocol (FTP) merupakan salah satu protokol transfer yang sangat kerap digunakan buat melakukan pertukaran informasi.

    Alasannya karna melakukan transfer file lewat FTP memanglah lebih gampang dibanding lewat fitur yang lain. Lebih kerennya lagi, kalian dapat melakukannya dari jarak jauh. Bila kalian ingin ketahui lebih dalam lagi tentang FTP, postingan kali ini bakal mangulas seluruh yang perlu kalian tahu tentang File Transfer Protocol atau biasa di singkat FTP. Mulai dari pengertian, fungsi, serta cara menggunakanya.

    Pengertian Serta Fungsi FTP

    apa-itu-ftp

    Apa itu FTP? dari nama nya saja kita sudah tau, File Transfer Protocol ataupun disingkat FTP merupakan protokol standar yang digunakan buat mentransfer data antar pc lewat koneksi internet. Pastinya kalian tahu kan selaku pemilik web kalau seluruh data yang ditampilkan di web kalian tersimpan pada server website hosting kalian?

    kalian dapat menggunakan File Transfer Protocol (FTP) buat mengkoneksikan pc kalian dengan fitur website server hosting kalian serta mengakses seluruh informasi website kalian secara remote. Tetapi, apakah nanti yang mengunjungi website kita bakaln bisa mengakses informasi website kita melalui FTP Server?

    Baca Juga: Fungsi Modem Adsl

    Pasti tidak. Jadi setiap ada yang mengakses File Transfer Protocol (FTP) Server Kalian harus mempunyai izin terlebih dulu buat dapat terkoneksi dengan FTP server kalian. Yaitu dengan memasukan username serta password yang diperlukan. Biasanya, kalian dapat mendapatkan kredensial login ini pada fitur FTP details yang terdapat pada kontrol panel hosting kalian.

    Kelebihan FTP

    Jadi gimana kalian sudah tahu tentang apa itu FTP serta fungsi dari FTP tersebut? sekarang kalian harus tahu beberapa kelebihan FTP atau biasa di kenal sebagai File Transfer Protocol berikut adalah kelebihan File Transfer Protocol (FTP):

    1. Transfer data dengan skala besar: dengan dukungan File Transfer Protocol (FTP), kalian dapat mentransfer data berukuran besar hingga ratusan gigabytes dengan gampang serta cepat.
    2. Lebih efisiens: kalian juga sanggup mengirimkan banyak single file serta juga beberapa folder pada dalam waktu saat itu juga.
    3. Fitur Pemulihan: pada File Transfer Protocol (FTP) terdapat banyak sekali  fitur backup otomatis yang dapat menghindari hal- hal yang tidak diinginkan semacam kehilangan data-data penting kalian dikarenakan kebakaran, banjir, ataupun hal-hal yang lainnya.
    4. Multitasking: File Transfer Protocol (FTP) juga dapat digunakan buat menerima serta mengunduh data kalian dari perangkat lain.
      Baca Juga: Pengertian Router, Fungsi dan Sejenisnya
    5. File Transfer Protocol (FTP) juga dapat mentrasnfer data kalian tanpa hambatan sama sekali.
    6. Fitur Resume: kalian tidak usah gelisah bila koneksi internet kalian hilang ataupun perangkat kalian tiba-tibe ke restart sendiri pada saat proses transfer dikarenakan ada fitur resume pada File Transfer Protocol (FTP) ini.
    7. Fitur scheduling: banyak sekali software FTP Client yang muncul dengan fitur scheduling. Jadi kalian bakal dapat mengendalikan agenda transfer sehingga tidak akan mengacaukan alur kerja ataupun hari libur kalian.

    Kekurangan FTP

    Walaupun memiliki banyak kelebihan, ada beberapa kekurangan FTP atau File Transfer Protocol, Berikut ini merupakan sebagian kekurangan dari FTP

    1. Kurang aman : seluruh informasi yang ditransfer melalui FTP ini dikirimkan dalam bentuk plain text serta tidak terenkripsi dengan baik. Maksudnya itu para hacker bakal gampang sekali mengakses segala informasi tersebut.
    2. Software File Transfer Protocol (FTP) : bisa jadi tidak aman: bila kalian tidak sangat hati-hati memilih layanan FTP, informasi kalian rawan terserang bermacam ancaman semacam bounce attacks, spoof attacks, serta packet sniffing.
      Baca Juga: Pengertian LAN Card dan Fungsi Lan Card
    3. Tidak baik untuk pemula :  File Transfer Protocol (FTP) cenderung susah dioperasikan, yang utama untuk pengguna yang tidak memiliki latar belakang IT yang lumayan.
    4. Tidak dapat melacak proses transfer : pada saat kalian mengirim data, kalian tidak dapat memonitor proses transfer sehingga kalian bakal lebih susah mengenali files apa saja yang telah sukses diunggah ke remote system.

    Cara Memakai FTP Client

    Selain kalian tahu apa itu ftp kalian juga harus mengerti cara memakai FTP Client, Berikut adalah sebagian cara utnuk menghubungkan pc kalian utnuk bisa tersambung kepada FTP Server yaitu sebagai berikut: 

    1. Menggunakan website browser, ialah dengan menulis ftp:// ftp. namadomain. com. Jangan lupa mengganti namadomain. com dengan URL web kalian.
    2. Memanfaatkan command prompt( Windows) serta terminal( Mac/ Linux).
      Baca Juga: Pengertian Jaringan Komputer
    3. Melalui FTP clients aplikasi pihak ketiga semacam FileZilla

    FileZilla merupakan FTP client bersifat open source yang dapat digunakan untuk perangkat Windows, Linux, serta Mac. Tidak hanya sebagai salah satu aplikasi FTP sangat terkenal dikala ini, FileZilla pula dapat digunakan secara gratis, Berikut merupakan tutorial pendek cara memakainya:

    • Hal pertama kali, kalian download terlebih dahulu software FileZilla pada Official Website nya. 
    • Setelah kalian download software File Zilla tersebut kalian install terlebih dahulu.
    • Setelah itu kalian buka kontrol panel pada akun hosting kalian.
    • Disini kiraky memakai cPanel sebagai contoh. Setelah kalian sudah login ke cPanel website kalian sialhkan kalian buka menu FTP accounts yang terletak dibawah bagian Files.
    • Pada menu tersebut, kalian dapat bisa membuat FTP akun baru ataupun melihat informasi login FTP yang telah terdapat pada website server kalian.
      Baca Juga: Pengertian dan Fungsi NIC
    • Silahkan kalian catat hostnames, username, serta password yang terdapat pada informasi tersebut.
    • Berikutnya, kalian buka software FileZilla tersebut/
    • Jika kalian ingin memperbanyak suatu web ke FileZilla, silahkan kalian akses menu Site Manager yang terdapat pada bagian kiri atas jendela FileZilla.

    Berikutnya, tekan menu New Site pada Site manager serta isi detail- detail yang dibutuhkan. Berikut merupakan uraian pendek akan semua menu yang terdapat pada halaman tersebut:

    • Host : hostname yang terdapat pada informasi login File Transfer Protocol (FTP) accounts kalian.
    • Port : port default koneksi File Transfer Protocol (FTP) merupakan 21, kalian juga dapat tidak mengisi kolom ini.
    • Protocol : seleksi File Transfer Protocol (FTP) sebagai protokol standar buat melaksanakan transfer file.
    • Encryption : opsi bagaimana data yang dikirim bakal di enkripsi, buat memakai FTP, kalian dapat memilih Only use plain FTP( insecure).
    • Login type : tipe login File Transfer Protocol (FTP).
    • Anonymous : kalian tidak wajib memasukan username ataupun password.
    • Normal : kalian wajib memasukan username serta password dari data login File Transfer Protocol (FTP).
    • User : FTP user yang digunakan dikala melakukan koneksi File Transfer Protocol (FTP) dengan website server kalian.
    • Password : password yang terdapat pada informasi login File Transfer Protocol (FTP).
    • Interactive : FileZilla bakal senantiasa meminta password setiap berlangsung koneksi baru.

    Langkah berikutnya, kalian cuma butuh memastikan tipe login ke normal serta masukan username, password, serta host yang terdapat pada informasi login FTP> Connect.

    Baca Juga: Perbedaan IPv4 dan IPv6

    Bila koneksi sukses berlangsung, kalian bakal langsung dapat melihat daftar 2 direktori dari server FTP kalian: Local Site dam Remote Site.

    FTP Clients Software Terbaik

    Jadi gimana? kalia sudah tau kan apa itu ftp serta software ftp client nya? nah sekarang kita bahas beberapa software FTP Client terbaik jadi tidak hanya FileZilla saja, kalian juga dapat menggunakan sebagian File Transfer Protocol (FTP) clients software dibawah ini buat mengakses informasi website kalian dengan gampang:

    Software FTP Client Cyberduck

    Cyberduck dapat digunakan di perangkat Windows serta Mac. Software ini menawarkan tampilan yang ramah pengguna serta dapat terkoneksi dengan bermacam layanan servers, cloud storage, ataupun file sharing.

    Software FTP Client WinSCP

    Tidak hanya protokol FTP, WinSCP juga mendukung FTPS, SCP, SFTP, serta S3. Aplikasi ini cuma dapat digunakan di Windows.

    Software FTP Client Free FTP

    Free FTP muncul dengan tampilan simpel, bersih, serta ramah pengguna. Yang spesial, software ini menawarkan fitur bookmark buat menolong kalian mengorganisasi files serta folders dengan lebih gampang.

    Software FTP Client Transmit 5

    Transmit 5 ialah opsi terpopuler untuk pengguna Mac OS. Software ini mendukung koneksi FTP, SSH, SFTP, serta FTPs.

    Software FTP Client CuteFTP

    CuteFTP dibekali dengan fitur mumpuni semacam OpenPGP encryption, scheduling, syncing, serta backups. Software premium ini dapat digunakan di perangkat Windows serta Mac.

    Gimana? sudah mengerti belum apa itu ftp? Jadi singkatnya, File Transfer Protocol (FTP) merupakan salah satu tipe protokol internet yang digunakan buat mengunduh serta mengunduh data dari satu fitur pc ke perangkat lain dengan gampang. Untuk webmaster, FTP menawarkan sebagian fungsi yang menjanjikan; seperti kemudahan buat mengaktifkan ataupun menonaktifkan tema, plugin, serta terlebih lagi menginstal WordPress secara manual.

    Terima kasih sudah membaca artikel tenang “Apa itu FTP: Pengertian dan Fungsi FTP” jangan lupa untuk membagikan artikel ini agar teman-teman kalian tau apa itu ftp.